Tau Manusia Bugis
Buku 'Tau, Manusia Bugis': Cara Mengobati dan Menghindari Doti (Black Magic)
Secara garis besar orang Bugis membagi jenis sakit itu dalam dua kategori. Pertama, penyakit panas yang disebut lasa atau doko pella.
Cara menghindari penyakit doti, antara lain:
(a) Membekali diri dengan alat penangkal doti, baik berupa azimat maupun mantera-mantera;
(b) Mengusahakan agar tidak tidur sebelum lewat tengah malam karena menurut anggapan masyarakat, serangan doti hanya bisa mencapai sasaran atau mangsanya apabila yang bersangkutan berada dalam keadaan tidak sadar, termasuk waktu tidur; dan
(c) Menolak minuman ataupun makanan yang disuguhkan seseorang manakala diduga suguhan tersebut mengandung doti.
Sama halnya dengan doti, penyakit paccak pun disebabkan oleh akibat paragi-agi yang dilakukan oleh sesama manusia dengan menggunakan ilmu gaib dan praktek magis.
Dalam hal ini paccak biasanya diletakkan di atas tanah, kadang kala di tanam dalam sebuah lubang khusus kemudian ditimbun bagian atasnya dengan tanah.
Maksudnya, supaya orang yang dijadikan sasaran atau mangsa dapat menginjak atau melangkahi paccak tersebut.
Apabila orang yang diincar itu ternyata menginjak atau melangkahi paccak yang sengaja diletakkan oleh pemiliknya di atas tanah, maka yang bersangkutan segera merasakan akibat atau pengaruhnya.
Dalam pada itu, kadangkala orang yang terkena paccak secara langsung merasakan linu pada bagian lututnya.
Namun bagi mereka yang mempunyai daya tahan tubuh cukup kuat, pengaruh paccak dapat dirasakan setelah melewati tenggang waktu tertentu.
Penyakit paccak dapat dibedakan dengan penyakit lain terutama dengan memperhatikan ciri-cirinya, yaitu:
(a) Si penderita yang terkena paccak selalu mengalami gangguan organisme pada bagian lututnya (bukan ada bagian/anggota tubuh lainnya seperti siku maupun bagian pergelang-an tangan dan kaki);
(b) Si penderita merasakan linu dan nyeri yang menyentak-nyentak pada anggota tubuh yang sakit;
(c) Perasaan linu dan nyeri tersebut kemudian disusul dengan adanya pembengkakan, bahkan pada akhirnya bagian lutut yang terkena paccak akan membusuk sehingga otot dan tulang, serta pembuluh darah di bagian tubuh yang sakit itu tidak berfungsi sama sekali; dan
(d) Jikalau penderita tidak segera mendapatkan pertolongan atau obat pemusnah yang manjur, maka yang bersangkutan akan menjadi cacat seumur hidup.