Indonesia Emas atau Indonesia Cemas Tahun 2045
Pada negara gagal, negara tidak memberikan kesempatan ke rakyatnya untuk berinovasi bahkan negara begitu takut terhadapnya adanya inovasi.
Sedangkan negara yang maju memberikan kesempatan kepada seluruh rakyat untuk berinovasi dan seluruh kebijakan yang keluar harus benar-benar untuk rakyat.
Ketiga, keterbukaan. Negara Indonesia harus menjadi negara yang terbuka terhadap kemajuan teknologi. Tanpa itu narasi Indonesia Emas hanya menjadi bayang-bayang. Seperti yang dikatakan Alec J. Rose dalam bukunya: Industries of Future bahwa negara maju dan gagal disebabkan karena keterbukaan dan ketertutupannya di masa depan.
Keterbukaan negara juga seharusnya dapat diimplementasikan dalam sistem politik dan ekonomi yang ada di Indonesia. Hal ini dilakukan agar investasi dapat masuk ke Indonesia dan memajukan Indonesia dalam perekonomian global.
Untuk memajukan Indonesia sehingga dicapai Indonesia Emas pada tahun 2045 memang perlu dilakukan perombakan pada sektor-sektor yang ada di atas sehingga mencapai pertumbuhan ekonomi di atas 7% dan menerapkan sistem yang berorientasi pada teknologi dan menerapkan semangat berinovasi.
Tanpa itu semua, yakin dan percaya, narasi Indonesia Emas hanya menjadi mimpi di siang bolong. Kita khawatir yang akan terjadi kekacauan di mana-mana, bukan menjadi Indonesia Emas tapi menjadi Indonesia Cemas 2045.
Maka dari itu sudah menjadi tugas seluruh elemen rakyat Indonesia untuk siap menjawab tantangan Indonesia Emas dan siap untuk melakukan perubahan-perubahan terutama dalam diri bangsa Indonesia itu sendiri. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/dwicky-wicaksana.jpg)