Pusat Bahasa UINAM Motivasi Mahasiswa Lanjut Studi ke USA
Kegiatan ini dihadiri oleh ratusan peserta guna memotivasi para mahasiswa untuk melanjutkan studi ke Amerika Serikat (USA).
Penulis: Ari Maryadi | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN-TIMUR.COM, GOWA - Pusat Bahasa Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UIN AM) menggelar talkshow “Studying Opportunities in the USA”, Rabu (30/10/2019) siang.
Kegiatan ini dihadiri oleh ratusan peserta guna memotivasi para mahasiswa untuk melanjutkan studi ke Amerika Serikat (USA).
Talkshow diawali oleh Chendani Budhi, Education USA Makassar, tentang perkuliahan secara umum di Amerika Serikat.
Baca: DPRD Mamasa Nilai Alasan Keterlambatan Gaji Honorer RSUD Kondosapata Tidak Masuk Akal
Menurutnya, Amerika Serikat masih menjadi salah satu tempat tujuan utama mahasiswa internasional.
Di antaranya karena kampus-kampus top dunia masih didominasi kampus-kampus Amerika.
Indonesia sendiri pada tahun 2017/2018 mengirimkan lebih dari satu juta mahasiswa dan menduduki peringkat ke-19 negara yang paling banyak mahasiswanya studi di Amerika Serikat.
Baca: Iuran BPJS Kesehatan Naik, Ketua Komisi IV DPRD Bone: Perbaiki Dulu Pelayanannya
“Nama besar kampus tidak menjamin, sehingga harus dilihat dulu latar belakang dan tujuan karir," katanya.
Chendani Budhi menuturkan, ada 4.700 kampus tersertifikasi di Amerika Serikat yang dapat menjadi salah satu kampus tujuan.
Hal itu tergantung dari jurusan, finansial, dan faktor-faktor lain.
Baca: Aniaya Pensiunan PNS Hingga Tewas, Amir Baso Warga Makassar Diciduk Polisi
Chendani melanjutkan jika Education USA yang bertempat di Universitas Fajar dapat menjadi tempat referensi.
Education USA menyediakan berbagai layanan bagi mereka yang ingin mendapat dan berkonsultasi tentang studi ke Amrik.
Sementara Arief Balla, alumni Southern Illinois University, sebagai pemateri kedua menjelaskan program-program Fulbright secara umum.
Setelah itu ia fokus ke pembahasan secara detil esai study objective untuk program Fulbright master serta esai program Ugrad (pertukaran pelajar).
Baca: Maju di Pilwali Makassar, ARN Berfikir Dua Kali Lewat Jalur Independen
“Jadi Fulbright titu nama senator pendirinya bukan dari kata Full dan Bright," kata Arief mengomentari penulisannya yang sering salah menjadi “Fullbright” dengan dua huruf l berdempetan.
Arief menjelaskan jika study objective seharusnya mencakup bidang dan spesifikasi apa yang hendak diambil, latar belakang pendidikan pekerjaan.