Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Lahan BBI Tamalantik Digugat, Bupati Mamasa Optimis Menangkan Perkara

Sementara lahan tersebut, lanjut dia, merupakan tanah negara yang diperuntukkan sebagai tempat pembibitan ikan.

Penulis: Semuel Mesakaraeng | Editor: Imam Wahyudi
semuel/tribunmamasa.com
Bupati Mamasa H Ramlan Badawi 

TRIBUNMAMASA.COM, MAMASA - Lahan Balai Benih Ikan (BBI) Tamalantik di Kecamatan Tandukkalua, Kabupaten Mamasa, Sulbar, digugat.

Menurut keterangan Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Mamasa, Resing Pualillin, beberapa bidang tanah BBI diklaim oleh orang dari luar Mamasa.

Kata Resing, sekitar lebih dari satu hektar lahan di BBI Tamalantik diklaim oleh oknum keluarga mantan Bupati Polewali Mandar yang dulu masih disebut Polewali Mamasa (Polmas).

Baca: ASYIK! Sulawesi Selatan Surplus Listrik, Ini Harapan-harapan GM PLN Sulselrabar kepada Pelanggan

Sementara lahan tersebut, lanjut dia, merupakan tanah negara yang diperuntukkan sebagai tempat pembibitan ikan.

Lahan itu, kata Resing, digugat oleh pihak yang mengklaim dan sudah menjalani proses persidangan.

"Di pengadilan negeri kita kalah, tetapi Pemda Mamasa ajukan banding," kata Resing siang tadi.

Baca: Dua Wisatawan asal Rumania Ditangkap Tim Cyber Crime Polda Sulsel

Menanggapi hal itu, Bupati Mamasa, H Ramlan Badawi mengungkapkan, BBI Tamalantik merupakan aset negara yang peruntukan dan dokumennya jelas.

Meski pemda kalah pada sidang di Pengadilan Negeri Polewali-Mamasa, namun Ramlan optimis menang pada tingkat banding.

"Kita tinggal menunggu hasil karena kita banding. Tidak masuk akal aset negara dikalahkan oleh pribadi," ungkap Ramlan, Rabu (9/10/2019) siang tadi.

Baca: Penyanyi Dewiq Konser di Kantor Imigrasi Parepare Sekalian Buat Paspor

Mamasa Butuh Bantuan Rumah Tidak Layak Huni 30.000 Unit

TRIBUNMAMASA.COM, MAMASA - Pemerintah Daerah Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat masih membutuhkankan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Saat ini, Mamasa masih membutuhkan bantuan tersebut sebanyak 30.000 unit.

Program Studi Stikes Baramuli Pinrang Terakreditasi?

Bank Mandiri Region X Bantu Talangi Tagihan 23 RS ke BPJS Kesehatan

Istri Sandiaga Nur Asia Fix Tidak Maju Pilkada Tangsel Karena Ini Putri Maruf Amin Berpeluang Menang

FMIPA UNM Gelar Seminar internasional, Ini Nama-nama Profesor dari Berbagai Negara Jadi Pembicara?

Tewas Tergantung di Lapas Klas I Makassar, Begini Kesaksian Keluarga Aryanto

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Mamasa, Daud Tandiarruan saat ditemui di kantornya, Rabu (9/10/2019) pagi tadi.

Daud menjelaskan, dari jumlah 30 ribu yang dimaksud, terdiri dari pembangunan rumah baru 5.000 unit dan RTLH 25.000 unit.

Jumlah itu menurut Daud, akan diusulkan ke kementerian secara bertahap.

"Pastinya kami terus berupaya agar kebutuhan masyarakat akan hunian yang layak dapat diberikan," jelasnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved