Dua Wisatawan asal Rumania Ditangkap Tim Cyber Crime Polda Sulsel

Kedua Warga Negara Asing (WNA) asal Rumania itu ialah, Gilca Amzulescu Garcia Martin. Mereka terlibat tindak kejahatan, bobol mesin ATM dengan alat Sk

Dua Wisatawan asal Rumania Ditangkap Tim Cyber Crime Polda Sulsel
darul/tribun-timur.com
Tim Cyber Crime Polda Sulsel rilis dua WNA asal Romania, karena melakukan tindak kejahatan Skinning ATM. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Dua pelancong asal Rumania, diamankan tim Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Sulsel di Makassar, Selasa (8/10/2019) dinihari.

Kedua Warga Negara Asing (WNA) asal Rumania itu ialah, Gilca Amzulescu Garcia Martin. Mereka terlibat tindak kejahatan, bobol mesin ATM dengan alat Skimmer.

Kasus tersebut dirilis Kabid Humas Polda Kombes Pol Dicky Sondani, dan didampingi Kasubdit Cyber AKBP Musa Tampubolon di ruangan Cyber, Rabu (9/10/2019) siang.

Lebih Menguntungkan, Kementan Dorong Sulut Tanam Jagung Untuk Produksi

Bantu Korban Gempa di Ambon, ACT Sulsel kirim Relawan

VIDEO: Suasana Rapat Koordinasi TP2AK Enrekang Bahas Pencegahan Stunting

AKBP Musa Tampubolon mengungkapkan, dua WNA tersebut merupakan pelancong atau turis asal Rumania. Tapi diamankan karena membobol dua ATM di Makassar.

"Visa dan pasport mereka merupakan turis yang datang berwisata di Indonesia tepat di Makassar. Tapi itu mereka manfaatkan untuk tindak kejahatan," kata AKBP Musa.

Kejahatan yang dilakukan dua tersangka ini, bobol mesin ATM dengan memasang alat skimmer dan hidden camera di mesin ATM, untuk merekam pasword nasabah.

"Jadi kedua pelaku pasang alat skimmer untuk merekam password kartu dalam atm nasabah. Caranya, alat ini dipasangkan ke lubang kartu mesin ATM," ujar AKBP Musa.

Lebih Menguntungkan, Kementan Dorong Sulut Tanam Jagung Untuk Produksi

Bantu Korban Gempa di Ambon, ACT Sulsel kirim Relawan

VIDEO: Suasana Rapat Koordinasi TP2AK Enrekang Bahas Pencegahan Stunting

Selain memasang alat skimmer di lubang kartu mesin ATM. Pelaku juga memasang Hidden Camera diatas tombol atau papan digit untuk merekam pasword mesin ATM.

Menurut catatan kepolisian kedua pelaku ini dalam pasport dan visa sebagai Turis atau pelancong. Mereka menginjakan kaki di Indonesia sejak September 2019, lalu.

Sementara itu kata Kombes Dicky, kedua tersangka juga sudah siapkan beberapa unit kartu ATM kosong yang didapatkan dari sebuah toko online asal Malaysia.

Halaman
12
Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved