OPINI
OPINI - Resistensi Terhadap Permasalahan Lingkungan Sosial
Yang jelas, informasi yang berkualitas atau buruk akan mempengaruhi tingkat ristensi atau kepekaan kita terhadap berbagai masalah yang kita hadapi.
Oleh:
Dr Jusman SKel MSi
Kasi Aplikasi dan Telematika
Diskominfo Makassar
BANGSA yang demokratis adalah bangsa yang menghargai perbedaan pendapat.
Namun negara yang menganut sistem demokrasi tidak menjamin pembangunan yang lebih baik jika tidak ditopang dari warga negara yang cerdas.
Kualitas informasi saat ini merupakan pilar pembangunan masyarakat yang cerdas.
Karena pentingnya suatu informasi dalam kerangka negara demokrasi untuk mewujudkan masyarakat cerdas, maka pemerintah Republik Indonesia telah menetapkan informasi sebagai hak setiap warga negara.
Berdasarkan Undang-undang Dasar 1945, sebagai mana dinyatakan pada pasal 28F bahwa setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya, serta berhak untuk mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi dengan menggunakan segala jenis saluran yang tersedia.
Banyaknya permasalahan sosial, lingkungan dan bahkan tata kelola pemerintahan, yang dianggap ujian bagi kita semua.
Mungkin saja penyebabnya adalah belum ditemukannya suatu informasi yang tepat dan lengkap yang dapat diformulasi untuk menyelesaikan setiap permasalahan tersebut.
Sebut saja polusi udara yang telah terjadi saat ini masih saja kita anggap bukan ancaman bagi lingkungan kita.
Pertumbuhan volume sampah plastik saat ini masih saja kita anggap bukan ancaman bagi lingkungan kita.
Baca: Satlantas Polres Mamasa Bakal Gelar Operasi Siammasei 2019, Ini yang Diincar
Masifnya tindakan korupsi saat ini masih saja kita anggap bukan ancaman bagi tata kelola pemerintahan kita, tindakan menyerobos dan tidak tertib berlalu lintas masih saja kita anggap tidak mengancam budaya dan tata krama sopan santu pada kehidupan sosial kita.
SDA yang berlimpah namun tidak dapat bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan kita, seringnya nada sindiran yang mengandung unsur SARA mungkin saja dianggap angin yang berlalu namun pada dasarnya berpotensi menimbulkan gangguan disintegrasi ketahanan negara, dan permasalahan lainnya yang membutuhkan informasi berkualitas dan tepat sebagai upaya mewujudkan masyarakat yang semakin cerdas.
Yang jelas, informasi yang berkualitas atau buruk akan mempengaruhi tingkat ristensi atau kepekaan kita terhadap berbagai masalah yang kita hadapi.
Maka dengan logika sederhana, ristensi yang kuat akan mendorong proaktif badan publik untuk lebih informatif dan terbuka.
Keterbukaan Informasi
Informasi publik yang berkualitas merupakan syarat suatu informasi dapat bermanfaat bagi upaya menemukan solusi kebutuhan masyarakat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/dr-jusman-skel-msi.jpg)