Prespektif Syamril
Cinta dan Syukur
Selamat Milad ke 42 Sekolah Islam Athirah. Dengan semangat cinta dan syukur terus berkiprah mencerdaskan kehidupan bangsa.
Oleh: Syamril
Direktur Sekolah Islam Athirah
TRIBUN-TIMUR.COM - Tanggal 24 April 1984 tercatat sebagai awal berdirinya Sekolah Islam Athirah.
Jumat pekan lalu telah berusia 42 tahun.
Bermula di Kajaolalido Makassar, sekarang sudah tersebar di Bukit Baruga, Racing Center Makassar dan Panyula serta Bukaka Bone.
Jumlah siswa sekitar 3.600 orang.
Semula lokasi awal di Kajaolalido direncanakan untuk area bisnis hotel.
Tapi bapak Hadji Kalla tidak setuju dan perintahkan untuk mendirikan sekolah.
Apa yang mendasari beliau mendirikan Sekolah Islam Athirah?
Saya menemukan dua kata yaitu cinta dan syukur.
Cinta kepada istrinya ibu Hajjah Athirah, maka nama sekolah yang digunakan yaitu Athirah.
Cinta kepada bangsa Indonesia sehingga mendirikan sekolah dengan misi mulia mencerdaskan kehidupan bangsa.
Juga cinta kepada Islam sehingga sekolah yang didirikan berciri khas Islam.
Ada keinginan untuk menunjukkan bahwa sekolah Islam bisa juga bermutu dan membanggakan.
Saat itu stigma yang ada, sekolah Islam belum bermutu dan menjadi pilihan terakhir.
Sekarang sudah berubah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/GURU-ASN-Direktur-Sekolah-Islam-Athirah-Syamril-cukup-mendukung.jpg)