Motif Sebenarnya Tukang Bubur Tewaskan Bocah 9 Tahun, Ini yang Pelaku Lakukan Sebelum Membunuh

Motif Sebenarnya Tukang Bubur Tewaskan Bocah 9 Tahun, Ini yang Pelaku Lakukan Sebelum Membunuh

Motif Sebenarnya Tukang Bubur Tewaskan Bocah 9 Tahun, Ini yang Pelaku Lakukan Sebelum Membunuh
TRIBUN BOGOR/NAUFAL FAUZY
Motif Sebenarnya Tukang Bubur Tewaskan Bocah 9 Tahun, Ini yang Pelaku Lakukan Sebelum Membunuh 

Hariyanto menyerahkan diri ke kantor polisi setelah sekitar tiga hari melarikan diri.

Dari hasil pemeriksaan sementara, ada dugaan fakta baru yang cukup membuat warga sekitar terkejut.

Pelaku pembunuhan yang merupakan tukang bubur ini diduga memiliki kebiasaan mencuri celana dalam wanita milik warga.

Hal itu baru diketahui oleh keluarga korban, saat penyidik dari kepolisian datang untuk memastikan dugaan tersebut, Kamis (4/7/2019) sekitar pukul 15.00 WIB sore.

Sebab, disebutkan bahwa pelaku mengaku memiliki sebanyak dua karung celana dalam perempuan hasil curian.

"Iya, pelaku katanya punya banyak celana dalam perempuan," kata paman korban, Agus (33) kepada wartawan, Kamis (4/7/2019).

Namun, Agus mengaku belum tahu detail terkait dugaan tersebut.

Dugaan tersebut diperkuat dengan penuturan dari sejumlah warga yang mengaku kerap kehilangan celana dalam saat dijemur di luar rumah.

Seperti yang dikatakan salah satu warga, Emma (30) saat berbincang dengan TribunnewsBogor.com, Kamis (4/7/2019) malam.

"Kehilangan delaman (celana dalam), ada, banyak mas. Iya emang banyak di sini yang suka kehilangan daleman mah," ungkap Emma.

Namun, dia mengaku selama ini warga tidak mengetahui pasti penyebab hilangnya celana dalam perempuan milik warga tersebut.

Sampai berita ini diturunkan, TribunnewsBogor.com belum mendapat keterangan dari kepolisian terkait hal ini.

Ibunda Histeris

Suara jerit dan tangis memecah kesunyian di lokasi pembunuhan FA di sebuah kontrakan di Desa Cipayung Girang, Megamendung, Kabupaten Bogor.

Suara tangis itu berasal dari R, ibu FA.

R baru saja tiba dari Taiwan, tempat dirinya bekerja sebagai TKW.

R tiba di rumahnya yang tak jauh dari lokasi pembunuhan sekitar pukul 18.00 WIB, Kamis (4/7/2019).

Saat itu, R memberanikan diri menuju lokasi pembunuhan sang anak, dengan ditemani oleh sejumlah anggota keluarga dan kerabat.

Terpantau, dia langsung masuk ke ruangan yang sudah disegel garis polisi yang merupakan tempat penemuan jasad.

Beberapa saat setelah itu, ia keluar menuju ruang tengah kontrakan dan langsung histeris.

Berkali-kali dia menyebut kata 'Teteh' yang merujuk pada nama panggilan anaknya yang menjadi korban pembunuhan tersebut.

Suasana di lokasi yang awalnya hening, secara tiba-tiba ramai oleh para warga yang berdatangan karena mendengar suara histerisnya ibu korban itu.

"Gusti, eling (sadar), astagfirullahaladzim, Allahu Akbar," kata seorang anggota keluarga berkali-kali mencoba menenangkannya.

Sampai akhirnya, ibu korban ini terkulai lemas dikelilingi para anggota keluarga dan kerabat.

R menjadi TKI di Taiwan sebagai perawat khusus lansia.

Kemudian, ia mendadak memilih pulang setelah mendapat kabar dari Indonesia terkait putrinya.

Paman korban, A (33) mengaku keluarga FA memang keluarga sederhana, terlebih ayah korban, Taufik, hanyalah petugas teknisi hotel.

Sehingga, untuk memenuhi kebutuhan ekonomi, sebelum FA masuk TK, sang ibu memilih berangkat ke Taiwan menjadi TKI.

Selama ini, FA kerap tinggal di dua lokasi, yakni rumah orang tuanya dan rumah kakeknya yang menyatu satu atap dengan kontrakan pelaku di desa yang sama, berjarak beberapa ratus meter.

Namun, korban dalam kesehariannya lebih sering tinggal bersama kakek neneknya.

"Dia udah dua kali pergi jadi TKW sejak FA masih kecil, sebelum masuk TK, soalnya sebelumnya sempet pulang dulu sekali. Kalau ditotal-total dia udah 5 tahun jadi TKW di Taiwan," beber A.

Baca: Penghuni Kos Jadi Pelaku Tewasnya Bocah 9 Tahun, Menyerahkan Diri Setelah 3 Hari Mayat Membusuk

Baca: Keterlaluan, Penghuni Kost Tikam Pemilik Kost di Jl Andi Tonro

Baca: TRIBUNWIKI: Profil YouTuber Shane Dawson dan Kontroversinya, Soal Pedofil dan Rasial

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

.

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Tukang Bubur Tonton Film Porno Sebelum Bunuh Bocah SD, Masih Lampiaskan Birahi Setelah Korban Tewas

Editor: Waode Nurmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved