Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pascabanjir, 61 Warga Maros Terjangkit DBD, 1 Bayi Meninggal

sebanyak 61 warga Maros yang terjangkit penyakit mematikan tersebut. Satu orang diantaranya telah meninggal dunia,

Penulis: Ansar | Editor: Nurul Adha Islamiah
Ansar/Tribunmaros.com
Anak penderita DBD dari Kecamatan Lau menjalani perawatan medis di RSUD Salewangang Maros. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN TIMUR.COM, MAROS - Warga Maros diimbau untuk mewaspadai penyakit Demam Berdarah Dengue atau DBD yang mulai menyerang. Warga rawan DBD pascabanjir dan musim hujan.

Pasalnya, sebanyak 61 warga Maros yang terjangkit penyakit mematikan tersebut. Satu orang diantaranya telah meninggal dunia, akibat mengalami DBD kategori berat.

Plt Direkur RSUD Salewangang Maros, Maryam Haba mengatakan, Selasa (29/1/2019) satu pasien DBD yang dirawat di RSUD Salewangang, meninggal. Korban baru mau dirawat, saat kondisinya mulai parah.

Baca: Tips Anak Tumbuh Sehat Ala Bidan Berprestasi di Bontoa Maros

Baca: Keluarga Presiden Jokowi Hadir di Acara Sule dan Andre Taulany, Kaesang Ngamuk di Twitter

Baca: Cerita Bidan Devi, Menangis Hingga Nyaman Ditugaskan di Bontoa Maros

Warga Maros mulai diserang DBB pada November 2018 lalu atau sejak musim hujan. Beberapa pasien sudah keluar dari rumah sakit. Namun ada juga yang masuk.

"Wabah demam berdarah mulai menyerang sebelum banjir, mulai November. Mulai saat itu, korban sudah mencapai 61 orang. Sudah ada satu pasien meninggal," katanya.

Ancaman DBD semakin meningkat setelah banjir melanda Maros. Sejumlah penderita telah dan sementara menjalani perawatan medis.

Pasien DBD didominasi anak usia nol sampai 14 tahun. Mereka sementara menjalani perawatan medis di RSUD Salewangan Maros.

Dari jumlah pasien tersebut, beberapa diantaranya telah dirujuk ke rumah sakit yang ada di Makassar. Hal tersebut disebabkan, kondisi RSUD Salewangang, yang tidak memungkinkan.

"Keterbatasan fasilitas membuat pasien demam berdarah terpaksa ada yang dirawat di luar kamar. Ada juga yang dirujuk ke rumah sakit lain," katanya.

 Baca: Siswa dari 3.531 Sekolah Dipastikan Tak Bisa Ikut SNMPTN 2019, Jangan Khawatir Masih Ada SBMPTN

Baca: 91 Rumah Rusak, TNI-Polri di Sidrap Turun Bantu Korban Angin Kencang

Baca: Bonceng Kotak Suara, Petugas PPK Tanrilili Maros Tabrak Sapi

Subscribe untuk Lebih dekat dengan tribun-timur.com di Youtube:

Jangan lupa follow akun instagram tribun-timur.com

Baca: Polisi Ringkus Pengedar Ekstasi di Sidrap

Baca: Kabar Terbaru CPNS 2019, Hanya Digelar di Tiga Provinsi, Cek Jadwalnya! Ada juga Penerimaan PPPK

Baca: Detik-detik Cucu Presiden Jokowi Jan Ethes Takut dengan Andre Taulany, Sule Tak Sadar, Cek Videonya

Baca: Kabar Terbaru CPNS 2019, Hanya Digelar di Tiga Provinsi, Cek Jadwalnya! Ada juga Penerimaan PPPK

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved