TribunTimur/
Home »

Opini

opini

Alumni PPs Hukum UMI Makassar Ini Sebut Perppu Ormas Mengerikan!

Saya menduga, Perppu Ormas ini sengaja ditetapkan oleh pemerintah untuk menjerat secara serampangan bagi siapa saja yang menentang Pancasila

Alumni PPs Hukum UMI Makassar Ini Sebut Perppu Ormas Mengerikan!
handover
Damang Averroes Al-Khawarizmi 

Perppu dan Pidana Bagi Anggota Ormas
Oleh: Damang Averroes Al-Khawarizmi
Alumni PPs Hukum UMI Makassar

PASCAPENETAPAN Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017 tentang perubahan atas UU Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan (disingkat Perppu Ormas) banyak memantik kontroversi di berbagai kalangan.

Paling banyak disoroti dari Perppu Ormas, ialah dianggap tidak memenuhi syarat kegentingan memaksa dalam penetapannya.

Tulisan ini kemudian bukan mengkaji dan menganalisis syarat subjektif maupun syarat objektif kepentingan memaksanya, sebab yang demikian hanya akan terbukti dengan prinsip check and balance oleh anggota DPR, saat mana dilakukan pembahasan substansi dari Perppu tersebut.

(Baca juga: Kata 'Pembangunan' Kerap Digunakan Kandidat Kepala Daerah, Ini Analisa Direktur LAPAR Sulsel)

Ada permasalahan lain dalam Perppu Ormas, jarang diperdebatkan atau mungkin dilupakan oleh banyak kalangan yaitu: ketentuan pidananya yang dapat menyasar bukan hanya pengurus, tetapi juga anggota.

Baik yang terlibat aktif maupun yang tidak terlibat aktif akan terjerat dengan pidana penjara.

Hukuman penjaranya tidak main-main, seberat-beratnya bisa seumur hidup, dan seringan-ringannya paling singkat 5 tahun hingga 20 tahun.

Pidana Ormas

Setidak-tidaknya ada tiga masalah pokok yang keliru dari ketentuan pidana dalam Perppu Ormas ini. Pertama, mengenai siapa atau lembaga yang mana berwenang untuk menentukan suatu ormas terbukti menganut, mengembangkan, serta menyebarkan ajaran atau paham bertentangan dengan Pancasila.

Halaman
123
Editor: Jumadi Mappanganro
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help