TribunTimur/
Home »

Lutim

Ikbal, Si Kolor Ijo Luwu Timur Dua Kali Divonis Mati

Bahkan, dari puluhan wanita yang ditusuk alat vitalnya, seorang di antaranya tewas menggenaskan.

Ikbal, Si Kolor Ijo Luwu Timur Dua Kali Divonis Mati
Ivan Ismar/tribunlutim.com
Ikbal alias Bala alias Kolor Ijo (33) menunduk di Pengadilan Negeri Malili, Luwu Timur, Selasa (23/8/16) siang.  
Laporan Wartawan Tribunlutim.com, Ivan Ismar
TRIBUNLUTIM.COM, MALILI- Ikbal alias Bala (33), terdakwa "kolor ijo" di Luwu Timur dua kali divonis mati.
 
Ketua Pengadilan Negeri (PN) Malili Luwu Timur Khairul mengatakan, sebelumnya Bala divonis mati oleh PN Malili, Rabu (24/4/2017).
"Putusan vonis mati PN Malili kemudian dibatalkan Pengadilan Tinggi (PT) Makassar," kata Khairul kepada Tribunlutim.com, Kamis (6/4/2017).
Senin (10/10/2016), putusan kemudian diganti vonis seumur hidup.
Namun di Mahkamah Agung (MA), putusan vonis seumur hidup dari PT Makassar dibatalkan.
"MA kembali menjatuhkan vonis mati kepada Bala pada Senin (27/2/2017).
"Bala saat ini ditahan di Lapas Gunung Sari Makasar," kata Khairul.
Dalam berkas perkara, Iqbal terbukti melakukan pembunuhan berencana dan penganiyaan berat terhadap 23 wanita di Luwu Timur.
Bahkan, dari puluhan wanita yang ditusuk alat vitalnya, seorang di antaranya tewas menggenaskan.
Kejahatan yang dilakukan Iqbal terbilang luar biasa atau extraordinary crime.
Ikbal masuk ke rumah warga yang sedang pulas dengan cara mencongkel pintu atau jendela rumah.
Tujuannya menusuk kelamin wanita, tak peduli gadis atau wanita bersuami, kemudian melarikan diri.
Polisi menangkap Ikbal pada 17 November 2015. Ia mengaku melakukan perbuatan keji itu karena sakit hati terhadap wanita.
Selama beraksi, Ikbal hanya mengenakan celana dalam warna hijau sehingga ia digelari Kolor Ijo.
Muncul dugaan Ikbal sedang menuntut ilmu hitam sehingga berbuat keji. (*) 
 

Penulis: Ivan Ismar
Editor: Ilham Mangenre
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help