Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Daeng Manye Paparkan Capaian dan Tantangan Pembangunan Takalar

Daeng Manye mengakui posisi Takalar masih tertinggal dibanding daerah dengan kawasan industri besar, termasuk Kota Makassar

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Abdul Qayyum | Editor: Ari Maryadi
abdul qayyum/tribun-timur.com/Abdul Qayyum
DIALOG TERBUKA - Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye memaparkan capaian pembangunan daerah dalam Dialog Terbuka Refleksi Akhir Tahun di Baruga Panrannuangku, Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Senin (22/12/2025) malam. Kegiatan ini menghadirkan panelis Guru Besar Universitas Hasanuddin Prof Dr Anas Iswanto Anwar, SE, MA dan Guru Besar UIN Alauddin Makassar Prof Dr Firdaus Muhammad, MAg, dipandu moderator Rijal System, serta dihadiri Wakil Bupati Takalar Hengky Yasin, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, camat, lurah, kepala desa, dan ratusan warga yang memadati area baruga. 

Dialog terbuka ini menghadirkan dua panelis, yakni Guru Besar Universitas Hasanuddin Prof Dr Anas Iswanto Anwar, SE, MA, yang membahas ekonomi dan pembangunan, serta Guru Besar UIN Alauddin Makassar Prof Dr Firdaus Muhammad, MAg, yang mengulas komunikasi politik dan pemerintahan.

Ratusan warga dan undangan tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Panitia menyiapkan empat tenda tambahan berbentuk kerucut untuk menampung tamu, namun kursi tetap tidak mencukupi.

Ratusan peserta lainnya terlihat berdiri di sekitar tiang bendera di halaman Baruga Panrannuangku karena seluruh kursi telah terisi.

Sejumlah pejabat hadir dalam kegiatan ini, di antaranya Wakil Bupati Takalar Hengky Yasin, Ketua TP PKK Takalar Dewi Sri Ekowati Firdaus, mantan Wakil Bupati Takalar periode 2007–2012 A Mamur A Sadda, Ketua DPRD Takalar Muhammad Rijal, Kapolres Takalar AKBP Supriadi Rahman, dan Dandim 1426 Takalar Letkol Inf Anton Timotius Milala.

Turut hadir Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Takalar Darwis Daeng Ngewa, seluruh pimpinan OPD, camat, lurah, dan kepala desa se-Kabupaten Takalar, serta organisasi kepemudaan di bawah naungan KNPI.

Para pejabat dan undangan utama duduk di barisan depan dengan formasi diskusi melingkar, mengenakan kemeja batik yang seragam, menciptakan suasana dialog yang terbuka dan egaliter.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pariwisata Takalar, Sumarlin, terlihat berdiri di luar arena karena seluruh kursi telah terisi saat acara berlangsung.

Dialog terbuka refleksi akhir tahun ini menjadi ruang transparansi sekaligus evaluasi publik atas kinerja Pemerintah Kabupaten Takalar sepanjang 2025, dengan harapan menjadi pijakan perbaikan di tahun-tahun mendatang.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved