Dukcapil Takalar Tetap Layani Warga Meski Ada Kebijakan WFA
Meskipun terdapat edaran Bupati terkait sistem kerja fleksibel atau WFA, tidak ada instruksi khusus yang menghentikan layanan di Dukcapil.
Penulis: Abdul Qayyum | Editor: Alfian
Sementara itu, terdapat dua permohonan akta kematian.
Untuk layanan pencetakan KTP elektronik, jumlah permintaan blangko bahkan telah menembus lebih dari 100 keping dalam sehari.
“Permintaan blangko hari ini sudah lebih dari 100 keping. Saya monitor langsung dari aplikasi di lantai dua,” jelasnya.
Ia menambahkan, pihaknya tetap berupaya menjaga kelancaran layanan agar tidak terjadi penumpukan antrean.
Menurutnya, meski dalam suasana cuti bersama, pelayanan tetap dibuka hingga sore hari.
“Kami tidak ingin antrean menumpuk. Kasihan warga yang butuh dokumen mendesak, misalnya untuk ke bandara atau pelabuhan,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa sistem pelayanan saat ini menggunakan pola shift.
Biasanya terdapat enam meja pelayanan, namun saat ini hanya dibuka tiga meja untuk menyesuaikan kondisi.
Baca juga: Kepala Desa Se-Takalar Temui Bupati Daeng Manye Bahas Pengembangan Potensi Desa
Meski demikian, sebagian besar pegawai tetap hadir untuk membantu pelayanan.
“Anak-anak di sini justru banyak yang masuk semua. Daripada di rumah, lebih baik di sini sambil melayani masyarakat,” katanya.
Salah satu warga bernama Risal mengaku sudah mengantre sejak pukul 11.00 Wita untuk mengurus Kartu Keluarga.
Ia mengatakan proses pengurusan dokumennya telah berjalan dan kini tinggal menunggu hasil akhir.
“Sudah diproses, tinggal menunggu selesai,” ujarnya.
Kondisi ini menunjukkan komitmen Dukcapil Takalar dalam memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal meski di tengah kebijakan kerja fleksibel.(*)
| Gerak Cepat Bupati Takalar Percepat Dokumen Kapal Nelayan, Akses BBM Subsidi Kini Lebih Tertib |
|
|---|
| Ketua DPRD Takalar ke Akmil Magelang Ikuti KPPD Lemhannas, Biaya Awal Ditanggung Sendiri |
|
|---|
| Berkunjung ke China, Firdaus Daeng Manye Buka Keran Investasi di Takalar |
|
|---|
| Kasus Campak di Kabupaten Takalar Meningkat, Dokter Spesialis Anak Imbau Pentingnya Vaksinasi |
|
|---|
| Lonjakan Kasus Suspek Campak Awal 2026, Dinkes Takalar Beberkan Data dan Asal Pasien Lintas Daerah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260325-Dukcapil-Takalar.jpg)