TAG
Abu Sayyaf
-
10 WNI di Rumah Abdusakur Tan, Siapa yang Bayar Tebusan ke Abu Sayyaf?
namun selama ini diketahui kelompok Abu Sayyaf tak pernah membebaskan sandera jika tebusan belum dibayar.
Minggu, 1 Mei 2016 -
Gubernur Sulu Jamu 10 WNI yang Dibebaskan Abu Sayyaf
Mereka diantar ke rumah Gubernur Sulu, Abdusakur Tan Jnr, di Pulau Jolo, dan ditinggalkan begitu saja di depan rumah.
Minggu, 1 Mei 2016 -
Danny Pomanto Gembira Korban Abu Sayyaf Dibebaskan
Sebelumnya, Tim Tribun Timur, menemukan kabar gembira dari orangtua korban penyaderaan Abu Sayyaf.
Minggu, 1 Mei 2016 -
Bebas, 10 WNI Diantar Orang Tak Dikenal, Saat Hujan Lebat
Cayat mengatakan, setelah diantar ke depan kediaman Gubernur Sulu, mereka lalu dibawa masuk dan disuguhi makanan.
Minggu, 1 Mei 2016 -
Amiruddin Belum Ketahui Anaknya Sudah Bebas
Ia menambahkan, dirinya mengaku sangat lega, apabila anaknya betul-betul dibebaskan dari Abu Sayyaf.
Minggu, 1 Mei 2016 -
'Alhamdulillah, Anakku Wawan Sehat'
Ia langsung menangis dan memegang televisinya saat melihat sosok anaknya ada dalam gambar, dan dalam keadaan sehat.
Minggu, 1 Mei 2016 -
VIDEO: Lihat Anaknya Ditayangkan Selamat, Ratnawati Sampai Cium Layar TV
Salah satu stasiun Televisi Nasional menayangkan gambar Wawan bersama WNI lainnya yang masih berada di Filipina.
Minggu, 1 Mei 2016 -
Senang Anaknya Bebas dari Abu Sayyaf, Ibunda Wawan Tak Sadarkan Diri
Kedua orangtua Wawan ini tak henti-hentinya mengucapkan syukur sambil bersujud.
Minggu, 1 Mei 2016 -
Keluarga ABK yang Disandera Abu Sayyaf Langsung Sujud Syukur
Mereka mendapat telepon dari perusahaan PT Patria, tempat wawan bekerja, sekitar pukul 16.30.
Minggu, 1 Mei 2016 -
Total 10 WNI yang Disandera Abu Sayyaf Berhasil Dibebaskan
Ayah Wawan, Mansur Halide, menerima telepon dari perwakilan perusahaan PT Patria sekitar pukul 16.40 WIB.
Minggu, 1 Mei 2016 -
Keluarga Sandera Abu Sayyaf Histeris Dengar Kabar Anaknya Dibebaskan
Pihak perusahaan menelpon dan memberi kabar bahwa putranya sudah dibebaskan.
Minggu, 1 Mei 2016 -
PPSDM Hubla: Harus Ada Kuliah Lawan Perompak
Ya, alumni Polimarim AMI yang berasal dari Palopo, menjadi salah satu korban penyanderaan Abu Sayyaf dalam aksi pembajakan ketika melintas di Filipina
Selasa, 26 April 2016 -
Masih Disandera Abu Sayyaf, Hade Harap Keponakannya Kembali
"Selama pembajakan, saya tidak pernah lagi dengar suara ponakan saya," ujarnya dengan suara parau, Kamis (21/4/2016)
Kamis, 21 April 2016 -
Keluarga Harap Tak Ada Agresi Militer dalam Pembebasan Sandera Abu Sayyaf
"Di sana kan ada sandera, kami khawatir jika ada agresi militer itu akan mengancam keselamatan mereka"
Rabu, 20 April 2016 -
Keluarga Syamsir Harap Perusahaan dan Pemerintah Bisa Bebaskan Korban Penyandraan
Keluarga Syamsir, Abdul Rahman, mengatakan, dirinya hanya bisa mengikuti perkembangan, Syamsir, melalui berita.
Rabu, 20 April 2016 -
14 WNI Masih Disandera, Luthfi A Mutty: Negara Lemah
"Tidak boleh ada tebus-tebusan, itu tidak benar," kata Luthfi.
Senin, 18 April 2016 -
Agus Dwikarna Tak Yakin Penyandera 14 WNI Dilakukan Abu Sayyaf
Agus yang ditahan di Filipina selama 12 tahun, 2002-2014, mengaku paham karakter milisi sipil bersenjata ini.
Senin, 18 April 2016 -
VIDEO: WNI Disandera, Ini Komentar Akbar Faizal
pemerintah sudah menyiapkan skenario untuk membebaskan warga Insonesia yang disandera.
Minggu, 17 April 2016 -
Tahu Anaknya Ditangkap, Ibu Syamsir Langsung Menangis
Setelah mengetahui anaknya ikut disandera, ia tak pernah lagi berhenti menangis mengingat anak.
Minggu, 17 April 2016 -
Sebelum Ditangkap, Syamsir Sempat Telpon Keluarganya
Saat itu, ia menyampaikan, jika dirinya dari Malaysia dan sudah akan kembali ke Indonesia.
Minggu, 17 April 2016