Makkunrai 2026
DPRD Sulsel Gagas Perda Perlindungan Anak di Momen Hari Kartini
Ketua DPRD Sulsel, Andi Rachmatika Dewi, mengatakan rancangan perda tersebut tengah digodok bersama jajaran legislatif.
Ekawati, menegaskan komitmennya dalam mendorong pemberdayaan perempuan.
Upaya itu dilakukan melalui peningkatan literasi keuangan dan perluasan akses permodalan.
Pegadaian menyasar kelompok perempuan di tingkat komunitas.
Mulai dari majelis taklim hingga lingkungan perumahan.
Di sana, Pegadaian memberikan edukasi pengelolaan keuangan rumah tangga.
“Kami selalu lakukan literasi keuangan menyasar majelis taklim. Kami juga ke perumahan mengajarkan ibu-ibu bagaimana mengelola keuangan sebagai ‘menteri keuangan’ di rumah,” ujarnya.
Selain literasi, Pegadaian juga membuka akses permodalan bagi perempuan.
Salah satunya melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Program ini menawarkan skema pembiayaan yang terjangkau.
Bahkan, KUR dapat diakses tanpa jaminan.
Hal ini menjadi peluang bagi perempuan pelaku usaha untuk mengembangkan bisnisnya.
“Untuk pemberdayaan modal, kami hadir di Pegadaian. Ada dana KUR tanpa jaminan. Sewa modalnya juga sangat kompetitif, hanya 0,14 persen karena ini bantuan pemerintah,” jelasnya.
Adapun persyaratannya cukup sederhana.
Calon penerima harus memiliki usaha dan belum pernah mendapatkan KUR dari lembaga lain.
Kemudahan ini diharapkan mampu memperluas akses perempuan terhadap layanan keuangan formal.
| Cicu Tegaskan IRT dan Ibu Pekerja Sama Besar Tantangan dan Perannya |
|
|---|
| Legislator Makkunrai Sulsel Sepakat Susun Perda Perlindungan Anak |
|
|---|
| Patriarki Masih Mengakar, Cerita Cicu Hadapi Stigma di Balik Meja DPRD |
|
|---|
| Sepeda Listrik AIMA EQ5 Hadir di Makkunrai 2026: Stylish, Canggih dan Ramah Lingkungan |
|
|---|
| Cicu Kaget Harga Emas Tembus Rp 3 Juta, Dulu Beli Hanya Rp900 Ribu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-04-22-Ketua-DPRD-Sulsel-Andi-Rachmatika-Dewi.jpg)