Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Makkunrai 2026

Jejak Kartini dalam Kepemimpinan Cicu di DPRD Sulsel

Peringatan Hari Kartini, 21 April 2026, ia mengingatkan perjuangan Kartini bukan sekadar cerita masa lalu.

Tribun-Timur/Erlan Saputra
DPRD SULSEL- Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi Yustitia di ruang kerjanya di Gedung DPRD Sulsel. Rachmatika Dewi menjadi perempuan kedua menduduki posisi ketua, melanjutkan jejak yang sebelumnya diukir Andi Ina Kartika Sari, Bupati Barru saat ini. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Nama Raden Ajeng Kartini tak pernah benar-benar pergi dari ingatan perempuan Indonesia.

Ia hidup dalam gagasan, dalam keberanian, dan dalam langkah-langkah kecil yang terus bergerak maju—melampaui zamannya.

Semangat itu pula terasa dalam kepemimpinan Andi Rachmatika ‘Cicu’ Dewi Yustitia Iqbal (42).

Di tengah ruang sidang yang kerap didominasi suara-suara keras dan kepentingan beragam, Cicu berdiri dengan satu keyakinan: perempuan harus hadir, bukan sekadar dilibatkan.

Peringatan Hari Kartini, 21 April 2026, ia mengingatkan perjuangan Kartini bukan sekadar cerita masa lalu.

Bukan pula seremoni tahunan yang selesai dalam satu hari. Bagi Cicu, Kartini adalah kerja belum usai.

“Hari Kartini mengajarkan kita untuk berpikir maju, berani bersuara, dan memperjuangkan hak-hak perempuan. Nilai itu yang menjadi pegangan saya dalam menjalankan amanah,” ujarnya.

Kalimat itu terdengar sederhana.

Namun, di baliknya tersimpan pengalaman panjang menghadapi dinamika politik yang tak selalu ramah bagi perempuan.

Ia paham, ruang bagi perempuan memang semakin terbuka.

Tetapi jalan menuju ke sana belum sepenuhnya rata.

Masih ada stigma.

Masih ada stereotip.

Masih ada keraguan yang kerap dibebankan hanya karena seseorang adalah perempuan.

Namun di situlah, menurutnya, semangat Kartini menemukan relevansinya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved