Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Makkunrai 2026

Cicu Tegaskan IRT dan Ibu Pekerja Sama Besar Tantangan dan Perannya

Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi sebut perempuan Indonesia semakin percaya diri dalam menentukan pilihan hidupnya.

Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Alfian
Tribun-timur.com/Faqih Imtiyaaz
MAKKUNRAI 2026 - Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi jadi pembicara acara Makkunrai Sulsel di Mall Phinisi Point Makassar Rabu (22/4/2026). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Di tengah peringatan Hari Kartini, isu kesetaraan peran perempuan kembali mengemuka.

Khususnya terkait pilihan menjadi ibu pekerja atau ibu rumah tangga yang kerap dipertentangkan.

Padahal, keduanya memiliki tantangan dan tanggung jawab sama besar dalam membangun keluarga dan generasi masa depan.

Hal ini jadi perhatian Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Andi Rachmatika Dewi.

Cicu sapaannya menegaskan pentingnya menghapus stigma dan diskriminasi terhadap perempuan

Baik yang memilih berkarier maupun menjadi ibu rumah tangga.

Menurutnya, setiap perempuan memiliki hak penuh untuk menentukan jalan hidupnya tanpa harus dibandingkan.

“Jangan ada diskriminasi ibu pekerja dan ibu rumah tangga. apapun pilihan kita sebagai perempuan sebagai ibu pekerja atau ibu rumah tangga, itu kita kembalikan ke diri kita masing-masing. Yang paling Utama kita melaksanakan pilihan kita dengan sebaik-baiknya dan penuh tanggung jawab," ucap Cicu dalam talkshow di Makkunrai 2026, di Mall PiPo, Jalan Metro Tanjung Bunga, Makassar pada   Rabu (22/4/2026).

"Semua dengan resiko masing-masing. Menjadi ibu pekerja memiliki tantangan, menjadi ibu di rumah memiliki tantangan. Semuanya sama, beratnya sama, tantangan sama. Streotip seperti bahwa kau cuma ibu di rumah, apalah artinya kami ibu karir diluar. Itu salah besar,” tegasnya.

Baca juga: Legislator Makkunrai Sulsel Sepakat Susun Perda Perlindungan Anak

Ia menilai, perdebatan mengenai peran perempuan tidak seharusnya dilakukan.

Sebab baik menjadi ibu rumah tangga atau pekerja, tantangannya tetap sama.

“Tantangan yang dihadapi kita sama. Itu hanya pilihan yang harus diambil. Menjadi ibu pekerja atau ibu di rumah,” lanjutnya.

Lebih jauh, Cicu menekankan pentingnya pendidikan bagi perempuan.

Pendidikan menjadi pondasi utama dalam menjalankan peran, baik di ranah domestik maupun publik.

“Apapun pilihan kita sebagai perempuan kita harus menjadi perempuan terdidik. Kita harus dapat pendiidkan cukup bekal sebagai ibu,” ujarnya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved