Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kemarau Sulsel

BMKG: Waspada Cuaca Panas!

Kondisi ini diperparah dengan potensi fenomena El Nino berintensitas lemah, diperkirakan mulai terasa pada Juli 2026.

Tribun Timur
PODCAST TRIBUN TIMUR - Rizky Yudha Ketua Tim Bidang Meteorologi BMKG IV Makassar dan I Luh Devi Sania Host Tribun Timur dalam program bicang cuaca. 

Menurutnya, beberapa wilayah di Bulukumba hampir setiap tahun terdampak kekeringan.

Di antaranya permukiman padat di Kassimpureng, Kecamatan Ujung Bulu, serta wilayah di Kecamatan Gantarang, Rilau Ale, dan Bontobahari yang masuk kategori rawan.

Persiapan ini dilakukan menyusul prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menyebut kemarau tahun ini dipengaruhi fenomena El Nino.

Dalam kondisi tersebut, BPBD Bulukumba rutin menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang mengalami kekurangan.

Sementara itu, Dinas Pemadam Kebakaran Bulukumba juga memastikan kesiapan armada untuk mengantisipasi potensi kebakaran.

Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Damkar Bulukumba, Andi Baso Sullewatan, menyebut pengecekan kendaraan dilakukan setiap hari.

“Kami pastikan kendaraan dalam kondisi baik dan siap digunakan,” katanya.

Saat ini, lima unit kendaraan pemadam kebakaran dinyatakan siap beroperasi jika terjadi kebakaran selama musim kemarau.

Di sisi lain, Pemkab Bulukumba melalui Bupati A Muchtar Ali Yusuf telah menginstruksikan seluruh dinas terkait untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi dampak El Nino.

Kepala Bidang Humas Pemkab Bulukumba, Andi Ayatullah, mengatakan meski dampak El Nino diperkirakan tidak terlalu besar, langkah antisipasi tetap diperkuat.

“Pak Bupati tetap meminta kesiapsiagaan ditingkatkan,” ujarnya.

Di sisi lain, fenomena El Nino juga membawa dampak positif bagi sektor tertentu.

Petani garam tradisional di wilayah pesisir seperti Jeneponto dan Pangkep diperkirakan mengalami peningkatan produksi.

Nelayan tangkap juga berpotensi diuntungkan karena fenomena upwelling yang meningkatkan ketersediaan ikan di permukaan laut.

Rizky mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk mulai melakukan mitigasi sejak dini.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved