Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

BPOM Target Kontribusi Rp6 Ribu Triliun untuk Perekonomian Nasional 2025, Berikut Rinciannya!

Ada tiga sektor potensial yang bisa dimaksimalkan BPOM dalam peningkatan kontribusi terhadap perekonomian Indonesia pada 2025.

Penulis: Siti Aminah | Editor: Sakinah Sudin
Tribun Timur/ Siti Aminah
RAKERNAS PIT - Kepala BPOM Prof Taruna Ikrar memberikan sambutan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) Ikatan Apoteker Indonesia di Hotel Claro Makassar, Kamis (28/8/2025). Taruna Ikrar paparkan target kontribusi untuk perekonomian Indonesia pada 2025. 

Prof Taruna juga menekankan pentingnya menjadikan BPOM sebagai WHO Listed Authority. 

Status ini akan membuka peluang produk Indonesia bisa dipasarkan bebas di negara-negara maju setara dengan standar Amerika dan Eropa.

Indonesia sendiri memiliki potensi besar dalam pengembangan obat herbal. 

Dari 17.200 jenis tumbuhan berkhasiat obat, baru 78 yang berstatus Obat Herbal Terstandar, dan 21 di antaranya sudah menjadi fitofarmaka. 

“Potensi ini harus kita garap serius, apalagi revenue obat herbal sudah mencapai Rp350 triliun per tahun,” jelasnya.

Rakernas dan Pertemuan Ilmiah Tahunan IAI tahun ini mengusung tema “Navigating the Future of Pharmacy”.

Prof Taruna menegaskan, pengembangan farmasi ke depan akan banyak bersinggungan dengan bioteknologi, termasuk rekayasa genetik, terapi sel, hingga transplantasi.

“Selain ekonomi, kesehatan dan gizi juga menjadi fokus. Program makan bergizi gratis, misalnya, sangat penting untuk mendukung generasi sehat dan bangsa yang maju,” tutupnya.

Ketua Umum Pengurus Puaat Ikatan Apoteker Indoesia, apt Noffendri,  menyampaikan, kerjasama IAI dan BPOM diharapkan akan meningkatkan kompetensi dan profesionalisme apotek.

"Tadi saya sudah ajukan permohonan kepada Bapak Kepala BPOM supaya peningkatan komptensi apoteker yang di industri maupun didistribusi menjadi suatu nilai positif bagi penilaian bagi perusahaan farmasi," tuturnya. 

Adapun jumlah peserta Rakernas dan PIT Ikatan Apoteker Indonesia ini mencapai 1500. 

Jumlah poster dan presentasi ilmiah yang akan disampaikan sebanyak 217.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Sekjen PP IAI, apt Lilik Yuauf Ibdrajaya juga hadir dalam pembukaan Rakernas ini.  (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved