Dugaan Penganiayaan ASN oleh Ketua DPRD Sopeng Berlanjut, Korban Sudah Diperiksa Polisi
Ia menjelaskan, pemeriksaan berlangsung sekitar tiga jam dengan total 26 pertanyaan dari penyidik.
Penulis: M. Jabal Qubais | Editor: Ansar
TRIBUN-TIMUR.COM, SOPPENG – Rusman, aparatur sipil negara (ASN) yang menjadi korban dugaan penganiayaan oleh Ketua DPRD Soppeng, Andi Muhammad Farid, kembali menjalani pemeriksaan kedua di Mapolres Soppeng.
Hal tersebut disampaikan kuasa hukum korban, Firmansyah, kepada Tribun-Timur.com melalui sambungan telepon WhatsApp, Minggu (11/1/2026).
“Betul, kemarin (Sabtu) klien kami kembali dimintai keterangan oleh penyidik,” ujar Firmansyah.
Ia menjelaskan, pemeriksaan berlangsung sekitar tiga jam dengan total 26 pertanyaan dari penyidik.
Pemeriksaan lanjutan ini bertujuan untuk mempertajam serta memperjelas kronologi dugaan penganiayaan yang terjadi pada 24 Desember 2025 lalu.
Firmansyah juga mengungkapkan alasan kliennya baru melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Soppeng pada 28 Desember 2025.
“Keterlambatan pelaporan disebabkan kondisi tekanan psikologis yang dialami korban.
Selain itu, klien kami sempat memberi waktu dengan harapan adanya itikad baik dari pihak terlapor,” jelasnya.
Menurut Firmansyah, sebelum menempuh jalur hukum, kliennya berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan secara baik-baik.
“Klien kami sempat berharap ada penyelesaian secara damai sebelum akhirnya memutuskan menempuh proses hukum,” katanya.
Dalam kesempatan itu, pihak korban juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kabupaten Soppeng apabila proses hukum yang berjalan menimbulkan ketidaknyamanan.
“Kami memohon maaf kepada masyarakat Soppeng apabila proses ini menimbulkan kegaduhan. Langkah hukum ini semata-mata untuk mencari keadilan dan penegakan hak asasi manusia,” ucap Firmansyah.
Ia turut mengapresiasi kinerja Polres Soppeng dalam menangani perkara tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada jajaran Polres Soppeng yang menangani perkara ini secara profesional,” tuturnya.
Saat ini, penyidik Polres Soppeng masih melakukan pendalaman serta pemeriksaan lanjutan terkait laporan dugaan penganiayaan tersebut.
| Sosok Tautoto Tanaranggina Eks Pj Bupati Soppeng dan Toraja Utara Wafat, Lulusan Doktor Unhas |
|
|---|
| Hadiri Pelantikan PB IMPS, Prof Arsunan Arsin Minta Mahasiswa Tiru Jejak 200 Profesor Soppeng |
|
|---|
| Sudah Masuk Asrama Haji, Ternyata Ini Penyebab Satu JCH Soppeng Batal Berangkat ke Tanah Suci |
|
|---|
| Momentum Hari Kartini, Haniah Alumni DDI Mangkoso Didaulat Jadi Pembimbing JCH Kloter 1 Makassar |
|
|---|
| Husnul Khulqy Akhwan JCH Termuda Kloter 1 Embarkasi Makassar: Asal Soppeng dan Semester 4 Kesmas UMI |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Lempar-kursi-DPRD-Soppeng.jpg)