Harga BBM Naik
Harga Pertamax di Sidrap Melonjak ke Rp16.650 per Liter, Sopir Angkot Khawatir Semua ke Pertalite
Harga Pertamax yang sebelumnya berada di kisaran Rp12.600 per liter kini melonjak menjadi Rp16.650 per liter.
Penulis: Hardiyanti Kamaluddin | Editor: Saldy Irawan
Di sisi lain, biaya operasional terus mengalami kenaikan, mulai dari harga BBM, suku cadang kendaraan, hingga kebutuhan sehari-hari.
"Kami serba sulit. Pendapatan tidak naik, tetapi biaya hidup dan biaya operasional terus bertambah," katanya.
Sejumlah sopir angkot mengaku kini harus lebih hemat dalam beroperasi.
Beberapa bahkan mengurangi jam kerja karena pendapatan yang diperoleh tidak sebanding dengan biaya yang harus dikeluarkan.
Kondisi tersebut turut mencerminkan kekhawatiran masyarakat terhadap meningkatnya beban ekonomi.
Selain kenaikan harga BBM non-subsidi, masyarakat juga menghadapi kenaikan berbagai kebutuhan pokok yang membuat daya beli semakin tertekan.
Masyarakat berharap pemerintah dapat menghadirkan kebijakan yang mampu menjaga stabilitas harga energi.
Serta membantu kelompok pekerja sektor transportasi yang sangat bergantung pada biaya bahan bakar untuk mencari nafkah (*)
Laporan ReporterSidrap: Hardiyanti Kamaluddin
| Harga Pertamax Naik, Pertamina Siapkan Langkah Antisipasi Lonjakan Pengguna Pertalite di Sulsel |
|
|---|
| Piala Dunia Beririsan Jam Kantor, Bupati Sidrap: Pelayanan Masyarakat Tetap Nomor Satu |
|
|---|
| Harga Pertamax di Makassar Naik 32 Persen, Biaya Operasional Usaha Berpotensi Melonjak |
|
|---|
| Legislator Maros Ari Anugrah Kritik Kenaikan Harga Pertamax , Sebut Pertalite Berpotensi Langka |
|
|---|
| Soal Usulan Gaji PPPK Ditanggung APBN, Bupati Sidrap Nilai Bisa Bantu Fiskal Daerah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/HARGA-BBM-NAIK-Sopir-angkot-di-terminal-Pangkajene.jpg)