Jejak Sejarah Sidrap di Museum Nene Mallomo
Museum Nene Mallomo, Rabu (20/5/2026), bukan sekadar tempat menyimpan benda-benda tua
Tayang:
Penulis: Hardiyanti Kamaluddin | Editor: Saldy Irawan
Tribun-timur.com/Hardiyanti Kamaluddin
MUSEUM SIDRAP- Bahtiar, Pamong Budaya sedang menjelaskan sejarah Kabupaten Sidrap di Museum Nene Mallomo, Kelurahan Pangkajene, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidrap, Rabu (20/5/2026).
Museum Nene Mallomo ini adalah satu-satunya tempat yang bisa dikunjungi oleh wisatawan maupun warga Sidrap untuk mengenal sejarah panjang yang ada di Kabupaten Sidrap.
Ia berharap pemerintah daerah memberi dukungan untuk memperluas bangunan agar museum lebih dari sekadar bangunan tua melainkan menjadi kebanggaan masyarakat Sidrap dan ruang belajar yang hidup bagi generasi muda.
Keberadaan Museum Nene Mallomo pun menegaskan, budaya dan sejarah bukan hanya untuk dikenang, tetapi untuk dipelajari, dirasakan, dan dijaga.
Sosialisasi dan keterlibatan berbagai pihak menjadi kunci agar museum tetap hidup, tak hanya sebagai penampung artefak, tapi sebagai jendela pembuka masa lalu bagi generasi mendatang.(*)
Baca Juga
| 81 Siswa SMPN 3 Pangkajene Sidrap Lulus, Anak Petani dan Penjahit Raih Peringkat Terbaik |
|
|---|
| 361 Calon Jamaah Haji Kloter 40 Asal Sidrap Berangkat ke Makkah |
|
|---|
| Sosok Laynca Siswa SMAN 5 Sidrap Ikut Seleksi Paskibra Sulsel |
|
|---|
| Drainase Buruk Jadi Penyebab Banjir Berulang di BTN Arawa Indah Sidrap |
|
|---|
| Cafe Reza Sidrap Hadirkan Wisata Lengkap, dari Kuliner, Waterboom hingga Taman Satwa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Bahtiar-Pamong-Budaya-sedang-menjelaskan-sejarah-Kabupaten-Sidrap.jpg)