Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Drainase Buruk Jadi Penyebab Banjir Berulang di BTN Arawa Indah Sidrap

Buruknya sistem drainase menyebabkan air cepat meluap hingga masuk ke halaman dan teras rumah warga.

Tayang:
Penulis: Hardiyanti Kamaluddin | Editor: Sudirman
Tribun-timur.com/Hardiyanti Kamaluddin
BANJIR SUSULAN - Anak-anak tampak menikmati banjir di BTN Arawa Indah, Kelurahan Batu Lappa, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidrap, Selasa (19/5/2026). Warga mengeluhkan drainase yang sempit menyebabkan banjir. 

Ringkasan Berita:
  • Banjir kembali merendam Kompleks BTN Arawa Indah, Kelurahan Batu Lappa, Kecamatan Watang Pulu, Sidrap, Selasa (19/5/2026) sore. 
  • Ini menjadi banjir kedua dalam sepekan terakhir akibat curah hujan tinggi dan buruknya sistem drainase.
  • Warga mengeluhkan saluran drainase yang menyempit sehingga air cepat meluap ke halaman dan teras rumah.

TRIBUN-TIMUR.COM, SIDRAP — Banjir kembali merendam Kompleks BTN Arawa Indah, Kelurahan Batu Lappa, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidrap, Selasa (19/5/2026) sore.

Ini kali kedua Kompleks BTN Arawa Indah terendam banjir sepekan terakhir.

BTN Arawa Indah juga terendam banjir pada Kamis (14/5/2026).

Curah hujan tinggi beberapa hari terakhir menjadi penyebab banjir.

Buruknya sistem drainase menyebabkan air cepat meluap hingga masuk ke teras rumah warga.

Warga BTN Arawa Indah, Jumiati, berharap pemerintah memperbaiki drainase agar banjir tidak terus berulang.

“Drainase mulai mengalami penyempitan. Akibatnya air meluap naik ke pemukiman warga," ujarnya.

Baca juga: Jelang Iduladha, Pemkab Sidrap Perketat Pemeriksaan Hewan Kurban, 4.382 Ekor Divaksin

Ketua RT 001 RW 003 BTN Arawa Indah, Samsu, menyebut perlu adanya pembangunan drainase dari arah BTN Griya Surya.

Drainase menjadi salah satu penyebab aliran air masuk ke kawasan BTN Arawa Indah.

“Dari arah timur, tepatnya di BTN Griya Surya, harus dibuat drainase yang memadai karena saluran di sana sempit," ujarnya.

 Sementara posisi BTN Arawa Indah lebih rendah, sehingga air masuk ke teras rumah warga,” jelasnya.

Warga bersama pengurus lingkungan terus berupaya mengantisipasi banjir susulan.

Dengan melakukan pembersihan saluran drainase agar aliran air tetap lancar.

Masyarakat juga berharap intensitas hujan tidak berlangsung lama sehingga genangan air dapat segera surut dan aktivitas warga kembali normal (*)

 

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved