245 Siswa SMPN 3 Pangkajene Sidrap Lulus, Anak Petani dan Penjahit Raih Peringkat Terbaik
Para siswa kelas IX telah menuntaskan masa studi mereka di bangku sekolah menengah pertama.
Penulis: Hardiyanti Kamaluddin | Editor: Ansar
TRIBUN-TIMUR.COM, SIDRAP — Sebanyak 245 siswa UPT SMP Negeri 3 Pangkajene Sidrap resmi dinyatakan lulus, Rabu (20/5/2026).
Para siswa kelas IX telah menuntaskan masa studi mereka di bangku sekolah menengah pertama.
Dan bersiap melangkah menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Suasana haru dan penuh kebanggaan mewarnai acara pelepasan yang digelar pihak sekolah.
Kepala UPT SMP Negeri 3 Pangkajene Sidrap, Muh. Adnan mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan para peserta didik menyelesaikan pendidikan dengan baik.
“Terima kasih telah menyelesaikan pendidikan di sekolah ini. Terima kasih atas semangat dan kesungguhan dalam menuntut ilmu. Semoga ilmu yang diberikan oleh bapak dan ibu guru dapat menjadi bekal yang bermanfaat bagi masa depan anak-anakku semua,” ujarnya dalam sambutan.
Pada kesempatan tersebut, sekolah juga memberikan penghargaan kepada 10 siswa terbaik.
Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan prestasi akademik yang diraih selama menempuh pendidikan.
Tiga siswi dengan capaian terbaik yakni Terbaik I diraih A. Tenri Esa Mappatunru, Terbaik II Suci Agustina Ramadani, dan Terbaik III Aerin Cahya Lestari.
A. Tenri Esa Mappatunru mengaku bersyukur atas prestasi yang berhasil diraihnya selama bersekolah di SMP Negeri 3 Pangsid.
“Saya sangat senang bisa bersekolah di sini. Penghargaan ini saya persembahkan untuk kedua orang tua saya yang selalu mendukung pendidikan dan cita-cita saya,” tuturnya.
Tenri Esa (14) merupakan putri dari pasangan Andi Mappatunru yang berprofesi sebagai petani dan Walianti yang bekerja sebagai penjahit.
Dukungan keluarga menjadi kekuatan besar yang mengantarkannya meraih prestasi membanggakan.
Pelepasan dan penamatan siswa di SMP Negeri 3 Pangkajene Sidrap bukan sekadar seremoni perpisahan.
Di baliknya, tersimpan perjuangan panjang, kerja keras, serta sinergi antara orang tua, guru, kepala sekolah, dan para siswa.
Membangun semangat belajar demi meraih masa depan yang lebih baik.
Momen tersebut menjadi pengingat bahwa.
Keberhasilan pendidikan tidak ditentukan oleh latar belakang seseorang.
Melainkan oleh ketekunan, doa, dan kesempatan untuk terus belajar serta berkembang (*)
Laporan ReporterSidrap: Hardiyanti Kamaluddin
| 361 Calon Jamaah Haji Kloter 40 Asal Sidrap Berangkat ke Makkah |
|
|---|
| Sosok Laynca Siswa SMAN 5 Sidrap Ikut Seleksi Paskibra Sulsel |
|
|---|
| Tanpa Uang Tunai, Guru SMP di Makassar Ini Tetap Lancar Bertransaksi dengan BRImo |
|
|---|
| Drainase Buruk Jadi Penyebab Banjir Berulang di BTN Arawa Indah Sidrap |
|
|---|
| Cafe Reza Sidrap Hadirkan Wisata Lengkap, dari Kuliner, Waterboom hingga Taman Satwa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/PELEPASAN-SISWA-10-siswa-siswi-terbaik-didampingi-orangtua.jpg)