Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Rakornas APINDO Jadi Peluang Emas Promosi UMKM Sidrap

Kegiatan berskala nasional tersebut akan dirangkaikan dengan APINDO UMKM & Business Investment Expo 2026

Tayang:
Penulis: Hardiyanti Kamaluddin | Editor: Saldy Irawan
Tribun-timur.com/Makmur
APINDO SULSEL-Anggota Apindo Sulsel bersilaturahmi di Rumah Jabatan Bupati Sidrap, Selasa (19/5/2026).Kegiatan Rakornas APINDO Agustus mendatang menjadi momentum bagi UMKM Sidrap menunjukkan kualitas produk pertanian dan peternakan yang berpeluang menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi bagi para investor 

TRIBUN-TIMUR.COM, SIDRAP — Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) akan menggelar Rapat Kerja dan Konsultasi Nasional (Rakornas) pada Agustus 2026 mendatang di Hotel Claro Makassar, Selasa (19/5/2026).

Kegiatan berskala nasional tersebut akan dirangkaikan dengan APINDO UMKM & Business Investment Expo 2026.

Menghadirkan pelaku usaha, investor, hingga pemerintah daerah dari berbagai wilayah di Indonesia.

Forum ini difokuskan pada penguatan investasi daerah.

Juga pengembangan industri lokal, serta peningkatan kapasitas UMKM melalui business matching yang mempertemukan pelaku usaha dengan calon investor.

Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menjadi salah satu daerah yang mendapat perhatian dalam agenda tersebut. 

Status Sidrap sebagai salah satu lumbung padi terbesar di Indonesia.

Dinilai memiliki potensi besar untuk menarik investasi di sektor pangan dan industri pengolahan hasil pertanian.

Penasihat APINDO Sulsel, Syahruddin Alrif, menyambut baik pelaksanaan Rakornas tersebut. 

Ia berharap momentum nasional itu dapat menjadi ruang promosi bagi UMKM Sidrap agar semakin dikenal luas.

Panitia APINDO, Ahmad Shalihin Halim, sebelumnya telah bersilaturahmi di Rumah Jabatan Bupati Sidrap pada Senin (18/5/2026).

Dalam pertemuan itu, Ahmad Shalihin menyampaikan harapannya agar Rakornas APINDO mampu membuka jalan masuknya investor ke Sidrap.

“Kami berharap momentum Rakornas ini menjadi jembatan yang mempertemukan investor dengan potensi daerah. Investor nantinya tidak hanya mengenal Sidrap dari cerita, tetapi juga dapat melihat langsung pabrik-pabrik dan potensi industri yang ada di daerah ini,” ujar Ahmad Shalihin.

Sementara itu, Syahruddin Alrif menegaskan Sidrap tidak ingin hanya menjadi daerah penghasil komoditas semata.

Tetapi juga tumbuh sebagai pusat perputaran ekonomi yang memberi manfaat besar bagi masyarakat.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved