Ramadan 2026
Fenomena Baru Itikaf di Masjid Raya Makassar, 40 Persen Jamaah Gen Z
40 persen jamaah Itikaf malam pertama di Masjid Raya Makassar adalah Gen Z. Fenomena baru Ramadan!
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Sukmawati Ibrahim
Keduanya memimpin jamaah salat tahajjud, masing-masing empat rakaat.
Irfan Sanusi yang turut ikut dalam pelaksanaan salat lail di malam pertama Itikaf ini, mengaku takjub dengan suara merdu dari sang imam asal Mesir itu.
"Kita larut meski ayat yang dibacakan panjang, itu tidak terasa karena memang merdu lantunannya," ucapnya.
Setelah salat tahajjud, rangkaian ibadah itikaf dilanjutkan dengan salat tasbih.
Setelah itu, dilanjutkan dengan salat sunnah hajat, salat sunnah taubat lalu diakhir dengan salat witir.
Pantauan Tribun pukul 22.34 atau 2 jam sebelum pelaksanaan Itikaf kedua Kamis (12/3/2026) pada pukul 01.00 Wita, sejumlah gen z sudah mulai berdatangan.
Salah satunya, Aras (18) siswa kelas 3 SMA Negeri 2 Makassar.
Di hari kedua Itikaf ini, Aras hadir bersama gurunya, Faisal Akbar (40).
"Kemarin (hari pertama) saya juga ikut. Dan Alhamdulillah hari ini kembali salat Itikaf," ujar Aras.
Ia mengaku sudah beberapa tahun terakhir rutin mengikuti itikaf di Masjid Raya Makassar.
Dan dengan suasana masjid yang bersih dan luas, Aras mengaku lebih khusyuk dalam beribadah.
"Apalagi imam Masjid Raya sampai lima hari ke depan, itu berasal dari Negara Mesir," ucap gen z kelahiran 2007-2008 ini.
"Jadi tentunya bacaan-bacaan Alquran yang dilantunkan pada saat ibadah sangat membawa suasana lebih tenang," tambahnya.
Aras memilih Itikaf di Masjid Raya Makassar karena merasa nyaman dengan fasilitas ibadah yang memadai.
"Biasanya juga untuk kita yang menunggu sampai adzan subuh, biasa ada sahurnya dari donatur dan dari Masjid Raya sehingga kita tidak perlu keluar lagi cari makan," sebutnya.
| Harga Kebutuhan Pokok di Gowa Stabil, Cabai Rawit dan Ayam Naik |
|
|---|
| Ada Dapat Diskon dan Tidak: Cerita Penumpang Bandara Sultan Hasanuddin Soal Tiket Jelang Lebaran |
|
|---|
| Baznas Wajo Terima Zakat Mal Rp100 Juta, Fidyah Rp15 Juta hingga 26 Ramadan |
|
|---|
| ASN Luwu Boleh WFA 16-17 Maret dan 25-27 Maret, Maksimal Sepertiga Pegawai |
|
|---|
| Tarawih Tetap Ramai, Tapi Celengan Masjid Al Markaz Maros Menurun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-12-MARET-ITIKAF.jpg)