Ramadan 2026
Peringati Nuzulul Qur’an, UT Makassar Ajak Civitas Akademika Perkuat Budaya Membaca
Peringatan Nuzulul Qur’an di UT Makassar bukan sekadar kegiatan keagamaan. Momentum ini dimaknai sebagai pengingat pentingnya budaya membaca.
Penulis: Renaldi Cahyadi | Editor: Sukmawati Ibrahim
Ringkasan Berita:
- Universitas Terbuka Makassar menggelar buka puasa bersama dan peringatan Nuzulul Qur’an 1447 H di Convention Hall UT Makassar, Rabu (11/3/2026).
- Direktur UT Makassar Prof Abdul Rahman Rahim menekankan makna perintah membaca dalam Surah Al-Alaq sebagai dasar pengembangan ilmu pengetahuan.
- Momentum ini diharapkan mendorong civitas akademika memperkuat budaya membaca, riset, dan kajian ilmiah di perguruan tinggi.
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Universitas Terbuka (UT) Makassar menggelar buka puasa bersama sekaligus memperingati Nuzulul Quran 1447 Hijriah di Convention Hall UT Makassar, Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar, Rabu (11/3/2026) malam.
Kegiatan ini dihadiri civitas akademika UT Makassar serta menghadirkan penceramah Dr Syamril yang juga menjabat sebagai Rektor Institut Bisnis Kalla.
Acara tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan keagamaan yang rutin diselenggarakan UT Makassar dalam memperingati hari-hari besar Islam.
Melalui momentum Nuzulul Quran, civitas akademika diajak merefleksikan kembali makna turunnya Al-Qur’an, khususnya dalam konteks pengembangan ilmu pengetahuan di lingkungan perguruan tinggi.
Direktur UT Makassar, Prof Abdul Rahman Rahim, mengatakan peringatan ini merupakan agenda rutin sebagai bentuk penguatan nilai-nilai keislaman sekaligus refleksi akademik bagi seluruh civitas kampus.
“Universitas Terbuka Makassar rutin memperingati hari-hari besar Islam, termasuk Nuzulul Quran, selain perayaan hari besar lainnya,” ujarnya kepada Tribun Timur.
Menurut Prof Rahman, peringatan Nuzulul Quran juga menjadi kesempatan untuk meninjau kembali makna turunnya Al-Qur’an pada 17 Ramadan.
Ia menjelaskan, ayat pertama hingga kelima dalam Surah Al-Alaq berisi perintah membaca yang memiliki makna sangat luas.
“Perintah membaca dalam Surah Al-Alaq memberi makna yang sangat luas. Membaca bukan hanya secara harfiah seperti yang selama ini dipahami,” katanya.
Ia menambahkan, membaca juga mencakup proses belajar, mengkaji, dan melakukan riset untuk menemukan serta mengembangkan ilmu pengetahuan baru.
Hal tersebut dinilai sejalan dengan peran perguruan tinggi yang memiliki tugas melalui tridharma perguruan tinggi.
“Perguruan tinggi adalah tempat melakukan kajian untuk pengembangan ilmu pengetahuan maupun menemukan ilmu-ilmu baru,” ungkapnya.
Karena itu, menurut Prof Rahman, peringatan Nuzulul Quran menjadi sangat relevan dengan misi Universitas Terbuka sebagai lembaga pendidikan tinggi.
Ia juga menilai saat ini merupakan momentum yang tepat karena UT menawarkan sistem perkuliahan yang fleksibel tanpa batasan jarak dan waktu.
“Mahasiswa tidak perlu datang ke kampus. Justru kampus yang mendatangi mahasiswa di mana saja mereka berada,” ujarnya.
| Harga Kebutuhan Pokok di Gowa Stabil, Cabai Rawit dan Ayam Naik |
|
|---|
| Ada Dapat Diskon dan Tidak: Cerita Penumpang Bandara Sultan Hasanuddin Soal Tiket Jelang Lebaran |
|
|---|
| Baznas Wajo Terima Zakat Mal Rp100 Juta, Fidyah Rp15 Juta hingga 26 Ramadan |
|
|---|
| ASN Luwu Boleh WFA 16-17 Maret dan 25-27 Maret, Maksimal Sepertiga Pegawai |
|
|---|
| Tarawih Tetap Ramai, Tapi Celengan Masjid Al Markaz Maros Menurun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-11-maret-ut-makassar.jpg)