Ramadan 2026
Harga Telur Tembus Rp58 Ribu per Rak di Pasar Terong Makassar, KPPU Sebut Gegara MBG
Harga telur di Pasar Terong Makassar naik hingga Rp58 ribu per rak dua pekan jelang Lebaran. KPPU menyebut peningkatan konsumsi MBG.
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Sukmawati Ibrahim
Ringkasan Berita:
- Harga telur di Pasar Terong Makassar naik hingga Rp58 ribu per rak menjelang Lebaran Idul Fitri 1447 H.
- Plt Kepala Kanwil VI KPPU Makassar Hasiholan Pasaribu menyebut kenaikan dipicu meningkatnya konsumsi telur, salah satunya untuk menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) Ramadan.
- KPPU terus memantau suplai dan distribusi agar tidak terjadi penahanan barang yang memicu lonjakan harga.
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Dua pekan jelang Lebaran Idul Fitri, warga Makassar sudah memadati Pasar Terong, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Senin (9/3/2026) pagi.
Pedagang bahan pokok menjadi incaran emak-emak.
Beberapa pedagang juga sudah mulai menjual daun ketupat.
Aktivitas tawar menawar jadi interaksi umum di Pasar Terong.
Plt Kepala Kanwil VI Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Makassar Hasiholan Pasaribu turun memantau transaksi pedagang dan pembeli.
Di hadapan pedagang telur Zuhaidir, Hasiholan memantahu harga telur di tingkat pasar tradisional.
"Umumnya harga Rp 53 ribu sampai Rp 55 ribu per rak, sekarang Rp 58 ribu," kata Zuhaidir yang mengenakan baju warna tosca.
Selama sepekan belakangan, harga telur sudah mencapai Rp 58 ribu per rak.
Salah satu faktornya, yakni meningkatnya konsumsi telur dalam menu Makan Bergizi Gratis (MBG) Ramadan.
Kenaikan harga ini yang dipantau Plt Kepala KPPU Makassar Hasiholan Pasaribu.
"Salah satunya program pemerintah juga MBG ini sedikit mempengaruhi terkait supplai. kita terus awasi jangan sampai program bagus pemerintah MBG ini ada menyalahgunakan dari sisi niaga dan distribusinya," ujar Hasiholan Pasaribu yang mengenakan peci dan rompi hitam.
Kenaikan harga ini terus dipantau KPPU dari segi suplai dan demand MBG.
Sejauh ini suplai masih terjaga, sehingga kenaikannya pun masih tipis.
"Kita terus monitoring jangan sampai program bagus ini jadi merugikan pedagang. Jangan sampai ada penahanan dari produsen dan distributor," sambungnya.
Sementara itu harga beras masih terpantau cukup stabil.
Beras Stabilisasi Pasokan Harga Pangan (SPHP) dijual Rp 60 ribu ukuran 5 Kilogram (kg).
| Harga Kebutuhan Pokok di Gowa Stabil, Cabai Rawit dan Ayam Naik |
|
|---|
| Ada Dapat Diskon dan Tidak: Cerita Penumpang Bandara Sultan Hasanuddin Soal Tiket Jelang Lebaran |
|
|---|
| Baznas Wajo Terima Zakat Mal Rp100 Juta, Fidyah Rp15 Juta hingga 26 Ramadan |
|
|---|
| ASN Luwu Boleh WFA 16-17 Maret dan 25-27 Maret, Maksimal Sepertiga Pegawai |
|
|---|
| Tarawih Tetap Ramai, Tapi Celengan Masjid Al Markaz Maros Menurun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-9-maret-harga-telur.jpg)