Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Ramadan 2026

Warga Parepare Antre Sejak Pagi Tukar Uang Baru Jelang Lebaran

Warga Parepare rela antre sejak pukul 10.00 Wita demi mendapatkan uang pecahan baru untuk Lebaran. BI Sulsel bahkan menaikkan limit .

Penulis: Rachmat Ariadi | Editor: Sukmawati Ibrahim
Tribun-timur.com
TUKAR UANG - Warga memadati layanan penukaran uang jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di Islamic Center Parepare, Rabu (4/3/2026). Layanan ini merupakan program Bank Indonesia melalui Semarak Ramadan Bank Indonesia (Serambi). 

Ringkasan Berita:
  • Warga Parepare, Sulsel memadati layanan penukaran uang di Islamic Center, Rabu (4/3/2026), jelang Idul Fitri 1447 Hijriah. 
  • Mereka antre sejak pagi untuk menukar uang pecahan baru. 
  • BI Sulsel menaikkan limit penukaran dari Rp4,2 juta menjadi Rp5,2 juta per orang. 
  • Penukaran menggunakan sistem aplikasi untuk menjaga ketertiban.

TRIBUN-TIMUR.COM, PAREPARE - Warga Kota Parepare, Sulawesi Selatan, memadati layanan penukaran uang pecahan kecil menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Pantauan Tribun-Timur.com di Islamic Center Parepare, Jalan Bau Massepe, Kecamatan Ujung, Rabu (4/3/2026), warga mulai berdatangan sekitar pukul 12.05 Wita.

Lokasi layanan berada di pusat kota, sekitar satu kilometer dari Monumen Cinta Habibie Ainun.

Warga tampak duduk di kursi yang disiapkan panitia sambil menunggu nomor antrean dipanggil.

Pihak perbankan menyiapkan lima loket penukaran.

Kegiatan ini merupakan program Bank Indonesia bertajuk Semarak Ramadan Bank Indonesia (Serambi), yang bertujuan memfasilitasi masyarakat menukar uang layak edar dengan pecahan baru menjelang Lebaran.

Salah seorang warga, Isma, mengaku sudah mengantre sejak pukul 10.00 Wita.

Ia membawa uang Rp2,8 juta untuk ditukar dengan pecahan baru.

“Dari pagi, jam 10 tadi mau tukar uang baru untuk hari raya nanti. Saya bawa uang Rp2,8 juta,” katanya.

Isma menyebut menukar uang jelang Lebaran sudah menjadi tradisi setiap tahun.

Uang tersebut akan dibagikan kepada anak dan keponakan saat hari raya.

“Memang setiap tahun begini untuk dibagi-bagi ke anak-anak, ponakan nanti kalau Lebaran. Beberapa hari lalu mendaftar untuk dapat nomor antrean,” ungkapnya.

Sementara itu, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulsel, Riki Satria, mengatakan respons masyarakat sangat tinggi.

BI pun menaikkan limit penukaran dari Rp4,2 juta menjadi Rp5,2 juta per orang.

“Antusiasnya sangat bagus. Respons pendaftaran melalui aplikasi berlangsung cepat sejak dibuka. Makanya limitnya dinaikkan menjadi Rp5,2 juta setiap pendaftar,” ujarnya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved