Ramadan 2026
10 Hari Ramadan, Bulog Pastikan Harga Sembako Stabil di Pasar Terong Makassar
Bulog memastikan harga beras, minyak goreng, hingga cabai di Pasar Terong Makassar masih stabil. Sidak dilakukan untuk menjaga pasokan.
Penulis: Renaldi Cahyadi | Editor: Sukmawati Ibrahim
Ringkasan Berita:
- Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani melakukan sidak di Pasar Terong Makassar, Minggu (1/3/2026).
- Memasuki 10 hari Ramadan, harga beras, minyak goreng, gula, daging, hingga cabai dipastikan stabil dan sesuai HET.
- Bulog akan melakukan pengawasan rutin tiga kali sepekan hingga Idulfitri guna menjaga harga tetap terkendali.
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Memasuki 10 hari bulan Ramadan, Perum Bulog memastikan harga kebutuhan pokok di Pasar Terong Makassar masih stabil dan terkendali.
Hal itu disampaikan Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, saat inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Terong Makassar, Minggu (1/3/2026).
Rizal mengatakan sidak dilakukan untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat.
Ia menyebut harga beras di lapangan masih sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).
“Harga beras sangat stabil, sesuai dengan harga HET. Beras SPHP harganya 12.500 kemudian harga premium juga 14.900 per kilo. Tidak ada yang lebih tinggi dari HET," katanya saat ditemui di lokasi.
Selain beras, harga minyak goreng juga dipastikan stabil di angka Rp15.700 per liter.
"Di seluruh pengecer semuanya ada bannernya, kalau saya lihat,” ungkapnya.
Menurut Rizal, transparansi harga menjadi kunci pengawasan di tingkat pengecer.
“Pengecer-pengecer, baik beras SPHP maupun minyak goreng, memasang banner harga sehingga para penjual tidak boleh menjual lebih dari harga HET," ujarnya.
Untuk komoditas lain seperti gula dan tepung, harga juga dinilai aman.
“Alhamdulillah, gula juga harganya stabil, termasuk tepung juga stabil di sini. Mayoritas harga daging juga rata-rata bahkan di bawah Harga Acuan Penjualan (HAP)," jelasnya.
Ia mencontohkan harga daging sapi di Pasar Terong berada di bawah acuan pemerintah.
“HAPnya 140, di sini hanya 120 tadi. Kemudian ayam, yang biasanya HAPnya 40 ribu, di sini harganya 32 ribu, maksimal 33 ribu. Ini menunjukkan stabilitas harga," katanya.
Sementara untuk komoditas cabai, harga di Makassar disebut lebih rendah dibandingkan daerah lain.
“Alhamdulillah, cabai juga tadi kami cek harganya per kilo. Cabai merah keriting harganya 20 ribu, sementara di Jakarta 30 ribu. Kemudian cabai rawit di sini 60 ribu, di Jakarta hampir 70 lebih," ujarnya.
| Harga Kebutuhan Pokok di Gowa Stabil, Cabai Rawit dan Ayam Naik |
|
|---|
| Ada Dapat Diskon dan Tidak: Cerita Penumpang Bandara Sultan Hasanuddin Soal Tiket Jelang Lebaran |
|
|---|
| Baznas Wajo Terima Zakat Mal Rp100 Juta, Fidyah Rp15 Juta hingga 26 Ramadan |
|
|---|
| ASN Luwu Boleh WFA 16-17 Maret dan 25-27 Maret, Maksimal Sepertiga Pegawai |
|
|---|
| Tarawih Tetap Ramai, Tapi Celengan Masjid Al Markaz Maros Menurun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-1-MARET-BULOG.jpg)