Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Ramadan 2026

Berkah Ramadan, Pedagang Takjil di Pasar Andi Tadda Palopo Raup Rp500 Ribu per Hari

Menjelang berbuka puasa, Pasar Andi Tadda Palopo dipadati pedagang takjil. Dari lopis hingga gorengan, penjualan tembus ratusan ribu rupiah per hari.

Tayang:
Penulis: Andi Bunayya Nandini | Editor: Sukmawati Ibrahim
Tribun-timur.com/Andi Bunayya Nandini
PENJUAL TAKJIL - Suasana kawasan Pasar Andi Tadda, Jalan Andi Tadda, Kelurahan Ponjalae, Kecamatan Wara Timur, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Minggu (22/2/2026). Kawasan ini menjadi salah satu pusat penjualan menu berbuka puasa atau takjil selama Ramadan. 

Ringkasan Berita:
  • Kawasan Pasar Andi Tadda Palopo, Sulsel menjadi pusat penjualan takjil selama Ramadan. 
  • Pedagang mulai berjualan sejak pukul 14.00 Wita.
  • Dian mengaku meraup Rp500 ribu per hari dari jualan kue dan minuman. 
  • Hafiz bahkan menjual hingga 900 gorengan per hari. 
  • Lokasi strategis dan harga terjangkau membuat kawasan ini ramai jelang berbuka.
 
 

TRIBUN-TIMUR.COM, PALOPO - Kawasan Pasar Andi Tadda, Jalan Andi Tadda, Kelurahan Ponjalae, Kecamatan Wara Timur, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, menjadi salah satu pusat penjualan menu berbuka puasa atau takjil selama Ramadan.

Sekitar pukul 14.00 Wita, para pedagang mulai berdatangan dan menata dagangannya.

Berbagai jenis makanan dan minuman dijajakan, mulai dari kue tradisional, gorengan, hingga minuman segar.

Lokasinya yang strategis membuat kawasan ini mudah diakses masyarakat.

Lapak takjil di area tersebut didominasi anak muda yang mencoba peruntungan selama bulan suci. Mereka menawarkan beragam menu dengan tampilan menarik dan harga terjangkau.

Salah seorang pedagang, Dian, mengatakan dirinya menjual berbagai jenis kue dan minuman.

“Ada lopis, pisang ijo, dadar, es buah, kue abba, kue katiri sallang, dan katiri mandi,” ujar Dian saat ditemui, Minggu (22/2/2026).

Harga takjil yang ditawarkan berkisar Rp8 ribu hingga Rp10 ribu per porsi.

“Alhamdulillah, selama beberapa hari ini penjualan lancar,” katanya.

Dalam sehari, Dian mengaku meraup pendapatan rata-rata sekitar Rp500 ribu.

“Alhamdulillah biasanya dapat Rp500 ribu per hari. Lumayan untuk biaya hidup,” ujarnya.

Pedagang lainnya, M Hafiz Faturrahman, juga merasakan tingginya minat pembeli.

Ia menjual aneka gorengan dan jajanan seperti risol mayo, tahu isi, jalangkote isi sayur maupun telur, serta bakwan.

“Ada yang dua biji Rp5 ribu, ada juga Rp5 ribu dapat tiga,” kata Hafiz sambil menunjuk gorengan yang dijualnya.

Ia mengaku mampu menjual hingga 900 buah gorengan per hari.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved