Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Ramadan 2026

Keutamaan Puasa Hari ke-2 Ramadan

Pahala puasa hari kedua Ramadan seperti pahala seorang nabi, mencatat puasa kita seperti puasa satu tahun. 

Tayang:
Editor: Sudirman
Tribun-timur.com/ist
RAMADAN - Jemaah membaca Alquran setelah melaksanakan salat ashar di Mesjid Raya Al Jabbar, Jalan Cimincrang, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (24/3/2023). Inilah keutamaan puasa ramadan hari kedua. 

Ringkasan Berita:
  • Umat Muslim memasuki hari kedua puasa Ramadan pada Jumat (20/2/2026), setelah Pemerintah dan Nahdlatul Ulama menetapkan 1 Ramadan jatuh pada Kamis (19/2/2026). 
  • Ramadan menjadi bulan penuh rahmat dan pelipatan pahala bagi mereka yang menjaga syariat serta adab puasa
  • Hari kedua menjadi momentum memperkuat niat agar konsisten beribadah hingga akhir bulan, dengan keutamaan pahala besar, ampunan dosa, serta keberkahan bagi kedua orang tua.

TRIBUN-TIMUR.COM - Umat Muslim memasuki hari kedua puasa, Jumat (20/2/2026).

Pemerintah dan Nahdlatul Ulama (NU) menetapkan 1 Ramadan pada Kamis (19/2/2026).

Ramadan adalah bulan suci di mana Allah SWT membuka pintu rahmat-Nya lebar-lebar dan memberikan keistimewaan yang tidak ditemukan pada bulan lainnya.

Yakni pelipatan pahala yang tak terbatas bagi mereka yang mampu menjaga syariat dan adab dalam berpuasa. 

Melalui puasa, seorang hamba dilatih secara fisik dan dididik secara batin untuk meraih derajat ketakwaan yang menjadi puncak dari segala ibadah.

Baca juga: 9 Penyebab Puasa Batal di Bulan Ramadan

Fadhilah puasa hari kedua Ramadan 2026 ini menjadi momentum penting untuk memperkokoh niat yang telah dipasang pada hari pertama, agar konsistensi dalam beribadah tetap terjaga hingga akhir bulan nanti. 

Pahala puasa hari kedua Ramadan seperti pahala seorang nabi, mencatat puasa kita seperti puasa satu tahun. 

Serta diampuni dosanya dan kedua orang tuanya.

Pahala puasa hari kedua Ramadan sama melimpahnya dengan hari pertama.

Allah SWT juga menjanjikan hal serupa pada hari kedua puasa Ramadan

Allah akan mencatat setiap ibadah orang yang berpuasa dan memberikan pahala yang luar biasa pada orang tersebut.

Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Ahmad Thib Raya dalam taushiyahnya menjelaskan tentang pesan Rasulullah SAW disaat umat Islam memasuki bulan Ramadhan.

Rasulullah mengambarkan bahwa “pada setiap malam dari malam-malam Ramadhan Allah bertanya kepada seseorang yang sedang berdoa tiga kali: Apakah ada seseorang yang meminta sesuatu kepada-Ku, lalu Aku berikan permintaannya itu? Adakh seseorang yang bertaubat, lalu Aku menerima taubatnya? Apakah ada seseorang yang meminta ampun, lalu aku menagmapuni semua dosanya?”

Kemudian apabila seseorang pada hari pertama dari Ramadan itu berpuasa, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya yang telah berlalu hingga hari-hari yang sama di dalam bulan Ramadhan itu.

Setiap hari ada 1000 malaikat yang memohon ampun atas dosa-dosanya dari shalat yang dilakukan esok harinya hingga dia tertutup oleh hijab (meninggal dunia), dan dia akan mendapat dari setiap sujud yang dilakukan di dalam shalatnya pada bulan Ramadhan itu, baik malam atau siang, sebuah pohon yang di bawah naungannya berjalan setiap pengendara selama 500 tahun.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved