Harga BBM Naik
Driver Ojol di Pinrang Keluhkan Antrean Pertalite Imbas Harga Pertamax Naik
Mereka berharap pemerintah daerah segera turun tangan mengatasi persoalan antrean panjang di SPBU.
Penulis: Moh Faizal Lupphy S | Editor: Alfian
Eno menyebut pendapatan yang diterima para driver saat ini sudah tidak seimbang lagi.
"Modal sekali jalan sudah tidak bisa menutupi pengeluaran akibat kenaikan BBM," keluh Eno.
Dampak langsungnya, jumlah armada ojol aktif di jalanan Pinrang menurun sangat drastis.
"Biasanya ada sepuluh driver jalan, sekarang tersisa dua sampai tiga orang saja," ungkapnya.
Para driver kini malas mengaktifkan aplikasi karena pendapatan tidak sesuai dengan modal harian.
Eno berharap pemerintah daerah segera turun tangan mengatasi persoalan antrean panjang di SPBU.
"Kami meminta jangan mempersulit pengisian BBM di beberapa SPBU strategis Pinrang," tegas Eno.
Kesulitan pengisian Pertalite terjadi di SPBU Jalan Briptu Suherman dan Jalan Bintang.
Di sisi lain, kondisi berbeda dirasakan oleh kelompok kurir lokal independen di Pinrang.
Salah seorang kurir independen, Herul, mengaku aktivitas pengantaran barang miliknya masih berjalan normal.
"Aktivitas kami belum terganggu karena masih menggunakan BBM subsidi jenis Pertalite," kata Herul.
Tarif jasa pengantaran barang di dalam wilayah Kota Pinrang juga tidak mengalami kenaikan.
Ia masih mematok tarif tetap Rp10 ribu dalam satu titik pengantaran untuk di Kota Pinrang.
Jika diluar Kota Pinrang, ongkos tarif kurir akan disesuaikan sesuai dengan jarak jauh titik pengantaran.
Herul menambahkan penyesuaian tarif kurir baru akan dilakukan jika Pertalite ikut naik.(*)
| Pertamax Tak Dilirik, Tiap Hari Antrean Pembelian Pertalite Terjadi di Toraja Utara |
|
|---|
| Antrean Pertalite Padati SPBU Kalampa dan Kalabbirang Takalar, Pertamax Sepi Peminar |
|
|---|
| Imbas BBM Naik, Emak-emak di Bone Keluhkan Harga Sembako Melonjak: Rp300 Ribu Hanya Cukup 5 Hari |
|
|---|
| Butuh 30 Menit Antre di SPBU Depan Mapolda Sulsel hanya untuk Dapatkan Pertalite |
|
|---|
| Harga Pertamax di Sidrap Melonjak ke Rp16.650 per Liter, Sopir Angkot Khawatir Semua ke Pertalite |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260617-ojek-online.jpg)