'Makan Saja Susah', Buruh Harian Pinrang Tak Lagi Terima Bansos Gegara Dikira Punya Tabungan Emas
Dikira Punya Tabungan Emas, Buruh Harian di Pinrang Dihapus Sebagai Penerima Bansos
Penulis: Moh Faizal Lupphy S | Editor: Alfian
TRIBUN-TIMUR.COM, PINRANG – Salah seorang warga, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel), Hendra mengalami kendala bantuan sosial atau bansos.
Pihak pemerintah Kelurahan Penrang, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang merespon kendala tersebut.
Operator Kelurahan Penrang, Lukman, mengaku telah berupaya membantu memperbarui data warga bernama Hendra.
Pihak kelurahan sudah mengusulkan penurunan desil kesejahteraan keluarga tersebut sebanyak tiga kali.
Sebab, status kesejahteraan Hendra sebelumnya mendadak naik ke Desil 6 dalam sistem data.
Kenaikan status desil itu membuat keluarga Hendra kesulitan mengakses program bantuan pemerintah.
Lukman menegaskan memiliki bukti otentik terkait pengusulan penurunan desil tersebut ke Dinas Sosial.
Namun, berkas yang dikirim secara online ternyata tidak terbaca oleh sistem di Dinas Sosial.
Baca juga: Kurangi Salah Sasaran, Makassar Perkuat Validasi Data untuk Digitalisasi Bansos
Kondisi ekonomi keluarga Hendra saat ini dilaporkan memang sangat membutuhkan uluran tangan pemerintah.
Hendra hanya bekerja sebagai buruh lepas untuk pengecatan lemari atau penyelesaian furnitur.
Pekerjaan tersebut tidak menentu dan hanya ada jika menerima panggilan dari masyarakat setempat.
Penghasilan dari buruh cat lemari itu hanya diperoleh satu hingga dua kali sebulan.
"Begitu mi sekarang kondisinya kodong," ujar Lukman kepada Tribun-Timur.com dengan nada prihatin saat memberikan keterangan, Jumat (5/6/2026).
Hendra bersama istri dan anaknya kini tinggal di sebuah rumah kontrakan yang sederhana.
Pihak kelurahan bersama lurah setempat sudah meninjau langsung kondisi tempat tinggal keluarga tersebut.
| Panjang Jalan Sulsel 2.014 Km, BMBK Target Kemantapan Capai 80 Persen |
|
|---|
| Studi Banding ke Maros, KONI Polman Pelajari Tata Kelola Olahraga |
|
|---|
| AHM Best Student 2026 Dibuka, Pelajar Sulsel Berpeluang Raih Beasiswa dan Hadiah Ratusan Juta Rupiah |
|
|---|
| Nasib Warga Miskin di Pinrang, Hidup Susah Tapi Data Negara Sebut Punya Mobil dan Emas |
|
|---|
| Tak Hanya Rp705 Miliar, Pemprov Sulsel Juga Berutang Rp278 M ke BPJS Kesehatan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260605-Buruh-Harian-di-Pinrang.jpg)