'Makan Saja Susah', Buruh Harian Pinrang Tak Lagi Terima Bansos Gegara Dikira Punya Tabungan Emas
Dikira Punya Tabungan Emas, Buruh Harian di Pinrang Dihapus Sebagai Penerima Bansos
Penulis: Moh Faizal Lupphy S | Editor: Alfian
Lukman turun langsung ke lapangan untuk memastikan status tempat tinggal warganya yang mengontrak.
Hendra sebelumnya sempat tinggal di kawasan perumahan BTN Pinrang Permai atau yang kerap disebut BTN Pepabri.
Lokasinya tidak jauh dari rumah kontrakan Hendra yang sekarang.
Rumah lamanya itu terpaksa dijual, sehingga kini mereka harus mengontrak di Jalan Kandea.
Keluarga Hendra tidak memiliki utang, namun sangat membutuhkan bantuan sosial dari pemerintah.
Hendra sangat berharap bisa tercatat sebagai penerima bantuan sosial resmi dari Dinas Sosial.
Keluarga ini juga memiliki seorang anak yang sempat bersekolah di Sekolah Luar Biasa.
Anak tersebut terpaksa berhenti sekolah dan kini berharap bisa kembali menimba ilmu.
Istri Hendra tidak memiliki pekerjaan tetap untuk membantu menopang kebutuhan keluarga harian.
Sang istri terkadang hanya membantu Hendra melakukan proses finishing cat pada pesanan lemari.
Pihak kelurahan siap membuktikan transparansi proses pengusulan data yang telah dilakukan lewat komputer.
Lukman sendiri mengaku bingung mengenai letak kendala teknis dalam pengiriman data daring tersebut.
Pihak kelurahan telah mendatangi Dinas Sosial untuk meminta kejelasan terkait masalah pengiriman ini.
Operator Dinas Sosial mengonfirmasi bahwa data usulan dari kelurahan belum masuk ke sistem.
Masalah jaringan internet diduga menjadi penyebab utama berkas usulan tersebut gagal terkirim.
| Panjang Jalan Sulsel 2.014 Km, BMBK Target Kemantapan Capai 80 Persen |
|
|---|
| Studi Banding ke Maros, KONI Polman Pelajari Tata Kelola Olahraga |
|
|---|
| AHM Best Student 2026 Dibuka, Pelajar Sulsel Berpeluang Raih Beasiswa dan Hadiah Ratusan Juta Rupiah |
|
|---|
| Nasib Warga Miskin di Pinrang, Hidup Susah Tapi Data Negara Sebut Punya Mobil dan Emas |
|
|---|
| Tak Hanya Rp705 Miliar, Pemprov Sulsel Juga Berutang Rp278 M ke BPJS Kesehatan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260605-Buruh-Harian-di-Pinrang.jpg)