Cuaca Ekstrem
Pinrang Diprediksi Terdampak Kekeringan Ekstrem, Waspada Kekurangan Air dan Serangan Hama
Informasi ini menyusul peringatan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengenai fenomena El Nino
Penulis: Rachmat Ariadi | Editor: Saldy Irawan
Enam wilayah yakni Tamalanrea, Biringkanaya, Manggala, Ujung Tanah, Tallo, dan Panakkukang.
Karenanya, langkah antisipasi telah disiapkan sejak dini guna meminimalkan dampak di masyarakat.
Sebagai langkah awal, BPBD telah menyusun master plan penanganan kekeringan yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan.
Koordinasi dilakukan lintas sektor, mulai dari Dinas PU, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Dinas Sosial, hingga perusahaan daerah air minum (PDAM).
Selain itu, sejumlah pihak eksternal seperti BUMN dan organisasi kemanusiaan juga dilibatkan untuk memperkuat respon kebencanaan.
BPBD mengidentifikasi tiga potensi masalah utama akibat kekeringan, yakni krisis air bersih, kebakaran, dan gangguan kesehatan.
“Jadi, ada tiga sebetulnya yang perlu kita antisipasi dalam bencana kekeringan ini,” jelas Fadli Tahar di Balaikota Makassar Jl Jenderal Ahmad Yani, Kamis (16/4/2026).(*)
| Siswa Makassar Belajar Online, Gowa Banjir, Wisata Bantimurung Maros Ditutup |
|
|---|
| Cuaca Ekstrem Landa Sulsel hingga 1 Maret: Waspada Banjir, Longsor dan Angin Kencang |
|
|---|
| BPBD Bone Tetapkan 12 Kecamatan Berstatus Rawan Banjir hingga Longsor |
|
|---|
| Daftar Wilayah Terdampak Hujan Lebat 24 Februari–1 Maret, Maros, Makassar, Gowa Siaga Banjir |
|
|---|
| Sulsel Potensi Cuaca Ekstrem Jelang Imlek, BMKG Pantau Tiga Bibit Siklon |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Rhommy-Manule-2026-6.jpg)