Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

MBG Sulsel

Limbah Dapur MBG di Pinrang Sulsel Diprotes, Warga dan Pengelola Adu Mulut

Kejadian ini berlangsung di Kelurahan Maccorawalie, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Tayang:
Penulis: Rachmat Ariadi | Editor: Alfian
Istimewa/Hasrul
VIDEO VIRAL - Tangkapan video viral warga saat bersitegang dengan pengelola dapur MBG di Pinrang. Itu dipicu keresahan warga setempat terkait pembuangan limbah dapur yang mengganggu kenyamanan lingkungan. 

Ringkasan Berita:
  • Kejadian ini berlangsung di Kelurahan Maccorawalie, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel).
  • Insiden adu mulut antara warga dan pengelola dapur MBG di Pinrang dipicu buruknya manajemen pembuangan limbah yang mengganggu kenyamanan lingkungan.

 

TRIBUN-TIMUR.COM, PINRANG -- Viral warga Kelurahan Maccorawalie, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel) bersitegang dengan pengelola dapur makanan bergizi gratis (MBG).

Dalam video viral, terlihat warga yang belakangan diketahui bernama Udin terlibat adu mulut dengan pengelola dapur MBG SPPG Sawitto 02.

Ketegangan terlihat memuncak saat salah seroang pengelola dapur MBG yang hendak memasuki pekarangan rumah Udin.

Beruntung ketegangan itu bisa diredam sejumlah warga sekitar.

Insiden tersebut dipicu keresahan warga setempat terkait manajemen pembuangan limbah dari aktivitas dapur yang mengganggu kenyamanan lingkungan.

Baca juga: Dikawal Mahasiswa hingga DPR RI, Dana Rp2,5 M Korban Kredit Fiktif Pinrang Dikembalikan

Salah seorang warga bernama Udin mengatakan, dirinya sempat menegur pengelola dapur karena limbahnya tidak dikelola dengan baik.

Kata dia, limbah dari dapur MBG langsung dibuang ke drainase sehingga menimbulkan bau tak sedap.

"Padahal dapur ini sudah beroperasi hampir satu tahun, tapi soal limbahnya tidak dipikirkan. Ini yang jadi keresahan kami warga di sini," katanya kepada Tribun-Timur.com di halaman rumahnya, Kamis (29/1/2026).

Udin mengungkapkan, dirinya bersitegang dengan pengelola dapur MBG saat beberapa orang datang untuk melakukan pengerukan drainase.

Menurutnya, isi drainase tersebut menggumpal karena limbah dari dapur.

"Mereka mau keruk, saya bilang kalau dikeruk itu baunya bukan main. Perbaiki saja alirannya, tapi ditegur begitu mereka marah," ungkapnya.

Dia mengutarakan, sedari lama beberapa warga sudah mengeluhkan aktivitas SPPG Sawitto 02.

Selain limbah, warga juga mengeluhkan petugas SPPG Sawitto 02 yang memutar musik hingga larut malam.

"Sebenarnya kami dukung ada program begini, tapi tolong harga kami yang tinggal di sini. Meraka putar musik sampai malam, kami ini mau istirahat," ucapnya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved