Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pilkada

PAN Pinrang Dukung Wacana Pilkada Lewat DPRD, Gerindra Ikut Instruksi DPP

Wacana pilkada melalui DPRD kembali menguat. PAN Pinrang menyatakan dukungan dengan alasan efisiensi biaya. Gerindra Ikut DPP.

Penulis: Rachmat Ariadi | Editor: Sukmawati Ibrahim
Istimewa
PILKADA BANTAENG - Ketua PAN Pinrang Andi Patoppoi (kiri) dan Sekretaris Gerindra Pinrang Ilwan Sugianto (kanan) menanggapi wacana pemilihan kepala daerah melalui DPRD. PAN Pinrang menyatakan dukungan, sementara Gerindra menegaskan mengikuti instruksi DPP dengan tetap menyerap aspirasi masyarakat. 

 

Ringkasan Berita:
 
  • Wacana pemilihan kepala daerah lewat DPRD kembali menguat. 
  • Ketua PAN Pinrang Andi Patoppoi mendukung usulan tersebut karena dinilai menekan biaya politik dan meminimalkan konflik sosial. 
  • Gerindra Pinrang menyebut akan mengikuti arahan DPP, meski menerima aspirasi tokoh masyarakat yang menolak karena khawatir hak pilih rakyat tereduksi.

TRIBUN-TIMUR.COM, PINRANG - Wacana perubahan mekanisme pemilihan kepala daerah melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kembali menguat.

Sejumlah partai politik, seperti Partai Amanat Nasional (PAN), Golkar, dan Gerindra, dinilai sepakat mendorong agar pemilihan bupati, wali kota, dan gubernur kembali dilakukan melalui DPRD.

Ketua PAN Pinrang, Andi Patoppoi, mengatakan wacana tersebut patut dipertimbangkan karena biaya politik dalam pelaksanaan pilkada langsung dinilai sangat tinggi.

“Kalau secara pribadi saya setuju, karena yang pertama tidak buang-buang uang lagi. Cost politik setiap pilkada itu sudah sangat tinggi,” kata Andi Patoppoi kepada Tribun-Timur.com, Selasa (30/12/2025).

Selain faktor biaya, ia menilai mekanisme pilkada langsung kerap memicu konflik sosial di tengah masyarakat akibat perbedaan pilihan politik.

Baca juga: Gerindra, Golkar, PKB, dan PAN di Sinjai Kompak Dukung Pilkada Lewat DPRD

“Kedua, keluarga, teman, dan sahabat tidak terpecah. Kadang pilkada itu biar sepupu atau saudara bisa saling bermusuhan karena beda pilihan,” ucapnya.

Meski demikian, Andi Patoppoi mengakui wacana tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan sehingga perlu dikaji secara matang sebelum diterapkan.

“Sebenarnya ada plus minusnya, tapi saya kira wacana ini harus dipertimbangkan,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Gerindra Pinrang, Ilwan Sugianto, mengatakan pihaknya akan mengikuti usulan dan keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra.

“Kalau kami Gerindra Pinrang, apa yang menjadi usulan DPP itu yang kami dukung,” ujarnya.

Namun demikian, Ilwan mengungkapkan bahwa pihaknya menerima aspirasi penolakan dari sejumlah tokoh masyarakat di Pinrang terkait wacana pilkada melalui DPRD.

Menurutnya, sebagian tokoh masyarakat menilai beberapa anggota DPRD belum sepenuhnya merepresentasikan suara rakyat.

“Alasannya, menurut mereka, beberapa anggota dewan bukan mewakili suara rakyat dan jika itu terjadi bisa menutup hak rakyat untuk memilih pemimpinnya,” lanjut Ilwan.

Ia menyebut aspirasi tersebut akan disampaikan kepada DPD Gerindra Sulawesi Selatan.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved