Pildun 2026
Satpol PP Pinrang Bakal Razia Warkop Cari ASN dan PPPK Nobar Piala Dunia saat Jam Kerja
Satpol PP nantinya akan menurunkan personel untuk melakukan pemantauan di sejumlah titik yang dianggap berpotensi menjadi lokasi nobar.
Penulis: Moh Faizal Lupphy S | Editor: Sudirman
Ringkasan Berita:
- Satpol PP Pinrang berencana merazia ASN dan PPPK yang kedapatan menonton bareng Piala Dunia 2026 di warung kopi saat jam kerja.
- Plt Kepala Satpol PP Pinrang, Fakhrullah, mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan BKPSDM untuk menyusun mekanisme pengawasan, termasuk menyesuaikan dengan aturan Work From Anywhere (WFA).
- ASN yang terbukti bolos akan diserahkan ke instansi terkait untuk pembinaan dan penindakan disiplin.
TRIBUN-TIMUR.COM, PINRANG - Satpol PP Pinrang, Sulawesi Selatan, bersiap melakukan razia terhadap aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) yang kedapatan menonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 di warung kopi saat jam kerja.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satpol PP Pinrang, Fakhrullah, mengatakan pihaknya akan terlebih dahulu berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pinrang untuk memastikan mekanisme pengawasan dan penertiban.
"Kami akan berkoordinasi dulu dengan Kepala BKPSDM terkait aturan yang berlaku, termasuk sistem kerja fleksibel atau Work From Anywhere (WFA)," kata Fakhrullah, Sabtu (13/6/2026).
Menurutnya, koordinasi diperlukan agar petugas dapat membedakan pegawai yang benar-benar bolos kerja dengan pegawai yang sedang menjalankan tugas secara daring sesuai ketentuan WFA.
Baca juga: Nobar Piala Dunia Tak Melulu untuk Gen Z, Pendopo Cafe Barru Hadir Khusus Baby Boomers dan Gen X
Meski demikian, Fakhrullah menegaskan ASN maupun PPPK tidak boleh memanfaatkan jam kerja untuk menonton pertandingan Piala Dunia di warung kopi.
"Kalau terbukti bolos pada jam kerja untuk menonton Piala Dunia, tentu itu menyangkut kedisiplinan pegawai dan tidak seharusnya terjadi," tegasnya.
Satpol PP nantinya akan menurunkan personel untuk melakukan pemantauan di sejumlah titik yang dianggap berpotensi menjadi lokasi nobar.
Jika ditemukan pelanggaran, ASN yang terjaring akan diserahkan kepada instansi terkait untuk diproses sesuai aturan disiplin pegawai.
Sekretaris Daerah Kabupaten Pinrang, Andi Tjalo Kerrang, telah mengingatkan seluruh ASN agar tidak meninggalkan tugas hanya untuk menonton pertandingan Piala Dunia 2026.
Menurutnya, meski belum ada aturan khusus terkait nobar Piala Dunia, kewajiban masuk kerja dan memberikan pelayanan kepada masyarakat tetap harus menjadi prioritas.
"Itu tidak boleh dan pasti dikenakan sanksi," tegas Andi Tjalo.
Ia menambahkan, kehadiran ASN di warung kopi saat jam dinas berpotensi mengganggu pelayanan publik dan menimbulkan citra buruk bagi pemerintah daerah.
Sebagai informasi, sejumlah pertandingan Piala Dunia 2026 berlangsung pada jam produktif hingga pagi hari di Indonesia karena turnamen digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko yang memiliki perbedaan waktu cukup jauh dengan Indonesia.
Laporan wartawan Tribun-Timur.com/Moh Faizal Lupphy S.
| Nobar Piala Dunia Tak Melulu untuk Gen Z, Pendopo Cafe Barru Hadir Khusus Baby Boomers dan Gen X |
|
|---|
| Ribuan Pengguna Parabola di Bulukumba dan Sinjai Gigit Jari, Gagal Nonton Piala Dunia 2026 |
|
|---|
| Kadisnaker Barru Syamsir Terpaksa Tak Nonton Timnas Spanyol Demi Kerja |
|
|---|
| Kasatpol PP Takalar: Bisa Nonton Piala Dunia Asal Tidak Tinggalkan Kantor |
|
|---|
| ASN Takalar Diingatkan Tak Tinggalkan Kantor Demi Nonton Pildun 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-06-13-Foto-Plt-Kepala-Satpol-PP-Pinrang-Fakhrullah.jpg)