Kolom Teropong
Niradab
Seseorang atau suatu kelompok disebut niradab ketika perilaku, nilai, dan tindakannya menyimpang dari norma moral yang berlaku di masyarakat.
Oleh: Abdul Gafar
Pendidik di Departemen Ilmu Komunikasi Unhas Makassar
TRIBUN-TIMUR.COM - Kehidupan manusia dibangun di atas adab-adab yang normal.
Namun yang terjadi dan terlihat kenormalan itu dilanggar oleh manusia penghuni bumi ini.
Akibat yang terjadi adalah kekacuan yang muncul di mana-mana.
Apakah itu dalam skala lokal, regional, maupun global.
Ketidaknormalan hidup karena adanya sikap rakus, serakah, arogan dan sebagainya.
Makhluk seperti apakah itu ‘niradab’ sehingga menimbulkan masalah bagi kemaslahatan manusia lainnya?
Niradab adalah keadaan tanpa adab, sopan santun, atau etika.
Seseorang atau suatu kelompok disebut niradab ketika perilaku, nilai, dan tindakannya menyimpang dari norma moral yang berlaku di masyarakat.
Untuk jelasnya dapat kita lihat ciri-ciri yang melekat didalamnya.
Ciri-ciri Perilaku Niradab:
(1). Tidak menghargai orang lain: Cenderung meremehkan, memotong pembicaraan, atau bersikap superior terhadap sesama.
(2). Mengabaikan etika digital: Sering menyebarkan misinformasi, ujaran kebencian, atau melakukan perundungan siber di media sosial.
(3). Egois dan individualistis: Hanya mementingkan diri sendiri atau kelompoknya tanpa peduli dampak tindakannya terhadap lingkungan sekitar.
(4). Kurang rasa empati: Tidak memiliki kepedulian terhadap kesulitan, penderitaan, atau perasaan orang lain.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Abdul-Gafar-Pendidik-di-Departemen-Ilmu-Komunikasi-Unhas-Makassar.jpg)