Literasi Ulama
Haul ke-9 AGH Bakri Kadir
Beliau salah satu pendiri Pesantren Pondok Madinah dan Pesantren Al-Fakhriyah Makassar, wafat pada hari Rabu, 24/5/2017.
Mengaji kitab kuning pada kedua ulama tersebut dan AGH. Mustafa Nuri cukup mewarnai keilmuannya.
Beliau mengaji bersama-sama AGH. Muh. Harisah AS.
Berlatar belakang pendidikan pesantren, maka sehari-hari beliau tidak terlepas dari kegiatan dakwah dan pendidikan.
Prof. Dr. KH. Muammar Bakri Lc, MA, Putra tertuanya, mengisahkan kiprah ayahmnya.
Imam Besar Masjid Al-Markaz Al-Islami itu, menyebut ayahnya merupakan salah seorang pendiri Pesantren Pondok Madinah Makassar.
Awalnya, H. Sappe menemuinya dengan niatan membangun masjid.
Namun kemudian AGH. Bakry Kadir mengusulkan untuk mendirikan pesantren sehingga usul diterima.
Selain beliau, kepoloporan AGH. Dr (Hc) Sanusi Baco Lc, Pesantren Pondok Madinah eksis hingga kini.
Selain membina Pesantren Pondok Madinah, juga membina Pesantren Al-Fakriah Bulurokeng bersama putra-putranya.
Sisi keteladanannya dalam mendidik anak, selain soal hafal al-Qur’an, AGH. Bakri Kadir “mewajibkan” anak-anaknya belajar di Universitas al-Azhar Kairo Mesir.
Impian beliau terwujud, enam putra-putrinya lulusan Al-Azhar, bahkan semua menantunya juga lulusan dari Universitas Al-Azhar, Mesir.
Keahliannya di bidang qawaid dan sehari-hari mengabdikan diri untuk ilmu.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Firdaus-Muhammad-Guru-Besar-Komunikasi-Politik-Islam-UIN-Alauddin-Makassar.jpg)