Opini
Korupsi MBG, Mencuri Masa Depan Anak Bangsa
Kasus yang menyeret mantan pimpinan Badan Gizi Nasional dalam dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
Program ini dirancang untuk menjangkau puluhan juta anak, ibu hamil, ibu menyusui, dan kelompok rentan lainnya sebagai upaya memperbaiki kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Korupsi Gizi Lebih Sunyi dari Korupsi Infrastruktur
Ketika jalan rusak akibat korupsi, masyarakat dapat langsung melihat lubangnya.
Ketika jembatan roboh, masyarakat dapat langsung menyaksikan dampaknya. Namun korupsi gizi bekerja secara diam-diam.
Dampaknya mungkin baru terlihat bertahun-tahun kemudian: Anak sulit berkonsentrasi, prestasi belajar menurun, produktivitas berkurang, kualitas kesehatan masyarakat melemah.
Karena itulah korupsi pada sektor gizi memiliki dimensi moral yang sangat berat. Ia tidak hanya merugikan negara hari ini, tetapi berpotensi merugikan generasi yang akan memimpin bangsa di masa depan.
Piring Makan Anak Adalah Amanah
Dalam Islam, amanah bukan sekadar jabatan.
Amanah adalah segala sesuatu yang dipercayakan kepada seseorang untuk dijaga dengan penuh tanggung jawab.
Rasulullah ﷺ bersabda: "Setiap kalian adalah pemimpin dan setiap kalian akan dimintai pertanggungjawaban atas yang dipimpinnya."
Anak-anak Indonesia mungkin tidak hadir dalam ruang rapat anggaran.
Mereka tidak memiliki kuasa politik.
Mereka tidak mampu membela haknya sendiri.
Karena itulah negara, para pemimpin, akademisi, tenaga kesehatan, dan seluruh masyarakat memiliki kewajiban moral untuk menjaga hak mereka.
Hak untuk tumbuh sehat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Rachmat-Faisal-Syamsu-1-462026.jpg)