Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Opini

Waisak: Dharma dan Perdamaian Dunia

Tahun ini, Hari Tri Suci Waisak 2570 Buddhist Era (BE.) atau Tarikh Buddhis (TB.) diperingati pada tanggal 31 Mei 2026.

Tayang: | Diperbarui:
Tribun-timur.com/ist
OPINI - Miguel Dharmadjie penulis Opini Tribun Timur. 

Karenanya, Dhamma menjadi penuntun dan pedoman hidup luhur dalam praktik kehidupan bersesama.

Baik dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa maupun bernegara.

Peringatan Waisak menjadi momentum bagi umat Buddha untuk senantiasa mengintrospeksi diri.

Melihat ke dalam diri sendiri, sejauh mana telah mempraktikkan nilai-nilai Dhamma dalam kehidupan sehari-hari.

Tahun ini, Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha (Ditjen Bimas Buddha) Kementerian Agama RI menetapkan “Dharma Menjaga Perdamaian Dunia” sebagai tema nasional peringatan Waisak 2570.

Tema ini menjadi sangat relevan dengan kondisi global saat ini.

Di mana situasi dunia penuh persaingan.

Beragam konflik muncul akibat dari hasrat kebencian yang terus dituruti.

Kedamaian hidup dan perdamaian dunia pun sulit tercipta.

Konflik berujung pada penderitaan, membuat kecemasan batin dan kegelisahan pun semakin bertambah.

Waisak mengingatkan kembali umat Buddha.

Bahwa kedamaian sejati lahir dari kesadaran di dalam diri sendiri, bukan lahir dari luar.

Membangun kesadaran di dalam diri diawali dengan mempraktikkan nilai-nilai Dhamma yang universal.

Dengan mempraktikkan Dhamma, umat Buddha turut berkontribusi dalam menjaga perdamaian dunia.

Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A. menekankan pentingnya  Dhamma sebagai penuntun kehidupan manusia.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved