Salam Tribun Timur
Demi MBG, Libur yang Membingungkan
Ketika perbedaan perlakuan terjadi tanpa penjelasan yang mudah dipahami, maka yang tumbuh bukan pemahaman, melainkan kebingungan.
Realitas itulah yang hari ini menghadirkan pertanyaan sederhana: mengapa pada momentum keagamaan yang sama, sebagian siswa harus masuk sekolah sementara sebagian lainnya tetap libur?
Pertanyaan ini bukan semata soal tambahan hari libur. Ini soal konsistensi.
Anak-anak belajar bukan hanya dari buku pelajaran.
Mereka belajar dari cara negara mengatur kehidupan mereka.
Mereka belajar tentang keteraturan, kepastian, dan keadilan melalui kebijakan yang mereka alami sehari-hari.
Ketika perbedaan perlakuan terjadi tanpa penjelasan yang mudah dipahami, maka yang tumbuh bukan pemahaman, melainkan kebingungan.
Barangkali ini bukan persoalan besar. Tidak ada demonstrasi. Tidak ada keributan. Tidak ada kegaduhan nasional.
Tetapi justru persoalan-persoalan kecil seperti inilah yang sering memperlihatkan kualitas tata kelola sebuah bangsa.
Sebab kebijakan yang baik bukan hanya yang benar menurut birokrasi.
Kebijakan yang baik adalah kebijakan yang juga masuk akal bagi rakyat.
Dan pendidikan yang baik bukan hanya mengajarkan pelajaran di ruang kelas.
Pendidikan yang baik juga memberi teladan tentang bagaimana sebuah negara menghadirkan kepastian bagi warganya. Wassalam.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/LIBUR-SEKOLAH-Ilustrasi-anak-sekolah-jenjang-SD-1.jpg)