Opini Aguswandi
Kurban: Ritual Religius dan Komunikasi Sosial
Sesungguhnya kurban bukan sekadar ritual agama yang bersifat seremonial, tetapi begitu banyak makna yang terkandung di dalamnya.
Kurban ini hadir untuk mengingatkan bahwa kebahagiaan sosial itu harus dibangun bersama melalui kepedulian antar sesama.
Daging kurban yang dibagikan kepada masyarakat bukan sekadar kebutuhan konsumtif belaka, melainkan untuk meneguhkan simbol bahwa agama mengajarkan bagaimana membangun kepedulian sosial.
Meminjam perspektif komunikasi empati bahwa kurban mendidik manusia untuk turut merasakan kondisi orang lain.
Nilai substansial ibadah kurban tidak pada posisi besar kecilnya hewan sembelihan, tetapi sampai dimana ibadah ritual itu mampu menghadirkan kesadaran sosial.
Pada saat orang secara ikhlas berbagi agar orang lain menikmati idul adha, maka itulah komunikasi kemanusiaan yang sesungguhnya.
Oleh karena itu, seharusnya ibadah ini tidak hanya sebatas ritual tahunan, tetapi ibadah kurban harus mampu menjadi jembatan untuk membangun kebersamaan di tengah masyarakat yang semakin individualis.
Pengorbanan jangan hanya terbatas pada konteks ibadah, tetapi dia harus hadir sebagai perekat sosial, meredam ego untuk kebersamaan, meminimalisir kesenjangan sosial, dan memperkuat empati.
Pada akhirnya, ibadah kurban memberikan pelajaran bahwa komunikasi bukanlah soal kata per kata yang terucap, melainkan suatu tindakan dalam bentuk nyata.
Kita hidup berada pada fase penuh dengan pencitraan, maka jangan jadikan idul adha untuk menegaskan status sosial, tetapi dia hadir memberikan peringatan kepada manusia tentang arti ketulusan, kepedulian, dan pengorbanan, sebab hakikat kurban bukan pada prosesnya, melainkan dampak yang ditimbulkan setelah prosesnya dan itu adalah nilai kemanusiaan.(*)
Opini Aguswandi
Opini Tribun Timur
Dosen UIN Alauddin Makassar
Fakultas Dakwah
niat kurban
larangan kurban
hewan kurban
sapi kurban
| Tolak Ijab Kabul di Hari Pernikahan, Briptu Alim Digugat Rp400 Juta oleh Kekasih |
|
|---|
| Rektor IAI DDI Mangkoso Hadiri Forum Ulama Balaghah Internasional di Mesir, Perkuat Serambi Cairo |
|
|---|
| Hindari Macet Jl Aroepala, Ini Jalur Alternatif Arah Makassar ke Gowa |
|
|---|
| Diundang Khusus Al-Azhar, Rektor IAI DDI Mangkoso Hadiri Forum Internasional di Mesir |
|
|---|
| Pemilihan Kepala Desa Barru, Petahana Hadapi 2 Saudara Kandung Sendiri |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Aguswandi-22052025.jpg)