Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Opini Aguswandi

Kurban: Ritual Religius dan Komunikasi Sosial

Sesungguhnya kurban bukan sekadar ritual agama yang bersifat seremonial, tetapi begitu banyak makna yang terkandung di dalamnya.

Tayang:
Tribun-timur.com
OPINI - Aguswandi, Dosen Ilmu Komunikasi Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin Makassar 

Peristiwa itu merupakan bentuk komunikasi simbolik yang sangat mendalam.

Percakapan yang terjadi dalam kisah tersebut bukan hanya percakapan antara orang dan anak, tetapi itu memperlihatkan nilai kepercayaan, kepatuhan, dan ketulusan.

Percakapan tersebut didasari atas iman, empati dan kesadaran moral.

Oleh karena itu, kurban bukan hanya tentang darah dan daging, melainkan tentang pesan kemanusiaan yang dirawat dari generasi ke generasi.

Ibadah kurban sejatinya adalah untuk membangun kebersamaan dan memupuk nilai sosial.

Kurban tidak sekadar proses penyembelihan tetapi secara kolektif berfungsi membanguan kebersamaan yang kuat.

Namun satu hal yang perlu direnungi bersama bahwa di tengah perkembangan media sosial dan tren digital, makna simbolik kurban perlahan tergerus dan mengalami pergeseran makna.

Momentum idul adha kadang kala dijadikan sebagai ajang pencitraan diri. Hewan sembelihan dan donasi kurban kerap kali dijajakan di berbagai media sosial.

Pada kondisi tertentu, proses kurban berpotensi mengalami pergeseran makna dari simbol pengorbanan menjadi simbol status sosial. 

Fenomena di atas memperlihatkan bagaimana media sosial telah mengubah pemaknaan ritual keagamaan.

Masyarakat digital hari ini, pengakuan publik seringkali lebih penting daripada ritual itu sendiri.

Hal ini bisa berdampak pada hilangnya substansi ibadah karena tertutupi oleh kebutuhan untuk mendapatkan pujian sosial.

Padahal dalam pandangan agama, kurban itu terletak pada keikhlasan dan ketulusan dalam menunaikannya.

Jika kita ingin lebih kritis lagi, sebenarnya idul adha hadir untuk memberikan kritikan terhadap sikap yang semakin individualis.

Kesejahteraan yang tidak merata, kesenjangan sosial yang semakin meningkat, serta kepedulian yang semakin melemah.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved