Kolom Teropong
Hancur
Aturan yang mengikat diabaikan dengan seenaknya. Seharusnya aturan untuk menjaga ketertiban, malah justru dirusak dengan sikap arogan.
Selain itu, radikalisme, terorisme, dan penyebaran hoaks juga menjadi ancaman nyata bagi kedaulatan bangsa.
Kasus-kasus di atas terus berjalan.
Ibarat pepatah mengatakan : “mati satu, tumbuh seribu”.
Korupsi terus berjalan dengan berbagi cara.
Sanksi hukumnya pun terlalu ringan, tidak membuat jera para koruptor.
Mereka berleha-leha menikmati uang hasil jarahannya.
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengatakan bahwa korupsi harus ‘dibersihkan’ di negeri ini.
Siapa saja koruptor akan dikejar bahkan hingga ke Antartika.
Antartika adalah benua paling selatan di Bumi yang meliputi Kutub Selatan.
Hampir seluruh wilayahnya sekitar (98 persen) tertutup lapisan es tebal.
Meskipun diselimuti es, benua ini secara teknis adalah gurun karena curah hujan yang sangat rendah.
Ternyata hingga saat ini belum ada koruptor Indonesia bermukim di Antartika.
Masih berada di sekitar kita saja, hahaha.
Menghindari kerusakan dan kehancuran yang lebih parah perlu kriteria.
Oleh karena itu perlu diperhatikan setiap pemangku jabatan menyangkut:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Abdul-Gafar-78.jpg)