Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kilas Tokyo

Pertarungan Tanpa Akhir

Bisnis elektronik Jepang berlomba menelorkan inovasi baru, dikenal sebagai ‘monozukuri’ mengandalkan proses perakitan berjenjang dari awal.

Tayang:
Tribun-timur.com
KILAS TOKYO - Muh. Zulkifli Mochtar, Diaspora Indonesia di Tokyo, Ketua ICMI Jepang. 

Apalagi dekade belakangan industri manufaktur Jepang terus menghadapi berbagai keadaan tidak terduga, mega bencana alam dan perubahan drastis dalam lingkungan bisnis.

Akhirnya penjualan elektronik dunia makin terbagi antara merek Jepang, China, Korea, Amerika, Taiwan.

Belakangan, beberapa merek Jepang terus melakukan reformasi.

Sebut misalnya Fuji Film yang berhasil untuk tidak mengikuti jejak kebangkrutan Kodak, salah satu rival besarnya dulu di industri fotografi film.

Kini, Fuji Film mampu diversifikasi bisnis kebidang digital imaging, medical imaging bahkan biologics manufacturing.

Hitachi juga makin melebar ke Environment dan Energy.

Sony, Panasonic, Canon juga tetap berhasil fokus menjaga kualitas, teknologi tinggi, pengawasan yang detail dan selalu punya konsumen setia.

Inilah pertempuran bisnis yang sebenarnya.

Pertempuran tiada finish akhir.

Lengah sedikit saja, konsumen bisa segera terambil oleh kompetitor.

Reformasi bisnis dan kekuatan research akan semakin mutlak.

Transformasi Digital dan Kompetisi Inovasi pun harus berjalan terus.

Suka atau tidak.

Jika tidak ingin mengikuti nasib kebangkrutan Kodak atau brand global lain yang telah tergilas.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved