Literasi Ulama
AGH. Marzuki Hasan dan Maccopa
Sebelum mengaji ke AGH. Muh. As’ad, Ahmad Marzuki menempuh pendidikan dasarnya di SR Muhammadiyah Sinjai.
Tidak heran jika di pesantren tersebut acapkali terjadi perkawinan sesama pembina pesantren atas restunya sekaligus menikahkannya untuk memperkuat pembinaan pesantren.
Selain itu, kontribusi AGH. Ahmad Marzuki Hasan yang terjaga hingga kini berupa karya-karyanya.
Diantaranya, Tuntunan Shalat yang ditulisnya tahun 1969, Kitab shiyam berbahasa Bugis, Pelajaran akhlak, khotbah, kitab Miftahud Dakwah, wanita muslimah, sejarah turunnya al-qur’an dan paling monumental adalah karya Tafsir yang spesifik membahas surah al-Muzammil.
Beliau pernah berkiprah di politik tetapi tidak bersedia menjadi ketua partai.
Keteladanan hidupnya patut diwarisi terutama ihwal kepemimpinannya yang bijak, tegas, pemberani.
Penghafal al-Qur’an juga ahli tafsir.
Pondok Pesantren Darul Istiqamah Maccopa Maros merupakan warisan beliau.
Pesantren Darul Istiqamah sanad keilmuannya sama dengan As’adiyah dan DDI yang bersambung pada AGH. Muh. As’ad Sengkang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Firdaus-Muhammad-Guru-Besar-Komunikasi-Politik-Islam-UIN-Alauddin-Makassar.jpg)