Salam Tribun Timur
Aspal Ikut Panas
Bukan hanya harga BBM dan gas elpiji yang melonjak. Kini aspal ikut menjulang. Masa depan pembangunan ikut mendidih.
Di kontraktor yang mulai waswas.
Ironinya, masyarakat biasanya baru sadar pentingnya aspal ketika jalan rusak.
Padahal sebelum jalan berlubang, yang lebih dulu berlubang adalah perencanaan anggaran.
Karena itu pemerintah tidak boleh lambat membaca keadaan.
Jika kenaikan ini memang force majeure global, maka pusat harus segera memberi kepastian regulasi.
Jangan biarkan daerah dan kontraktor menggantung di tengah proyek.
Evaluasi harga satuan harus cepat dilakukan.
Skema penyesuaian kontrak harus jelas.
Dan yang paling penting: kualitas jalan jangan dikorbankan demi mengejar volume proyek.
Karena jalan yang dibangun terburu-buru biasanya hanya mulus saat peresmian.
Setelah itu retak. Lalu ditambal lagi. Lalu dianggarkan lagi.
Sulsel membutuhkan jalan yang tahan lama, bukan proyek yang hanya tahan kamera drone.
Krisis boleh datang. Harga boleh melonjak. Tetapi pembangunan tidak boleh kehilangan arah.
Sebab jika aspal saja sudah terasa panas, maka pemerintah harus memastikan kepala publik tidak ikut mendidih.
Wassalam.
| Liga 'Polisi' Super Lucu: Penjaga Lebih Banyak Daripada yang Dijaga |
|
|---|
| Tergantung Pak Polisi |
|
|---|
| Antimager vs Antidemo: Antara Gerak yang Dirayakan dan Gerak yang Dikendalikan |
|
|---|
| Leave Your Mark: 22 Tahun Berjejak Bersama Tribun Timur Lokal Bercerita Menjangkau Dunia |
|
|---|
| Jalan Sehat Anti Mager vs Jalan Sehat Anti Malas Mikir dalam Mental Pejabat yang Selalu Mau Dikagumi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260331-perbaikan-jalan-Seko-Sulsel-kini-diaspal.jpg)